Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 14 April 2026

Kerusuhan Pecah di Missouri AS Usai Penembakan Remaja Kulit Hitam

- Selasa, 12 Agustus 2014 12:37 WIB
1.017 view
 Kerusuhan Pecah di Missouri AS Usai Penembakan Remaja Kulit Hitam
SIB/AP
Sambil mengangkat tangan di hadapan aparat keamanan, sejumlah warga Missouri keturunan Afro-Amerika memblokade badan jalan Florissant Road saat menggelar protes di depan markas polisi kota Ferguson, Senin (11/8) menentang aksi penembakan polisi lokal yang
Missouri (SIB)- Kerusuhan dan penjarahan terjadi di wilayah Ferguson, Missouri, Amerika Serikat. Hal ini setelah insiden penembakan seorang remaja kulit hitam hingga tewas, oleh polisi setempat. Warga setempat yang tidak terima dengan penembakan tersebut, menggelar aksi protes. Namun sayangnya, aksi tersebut berakhir kerusuhan pada Minggu (10/8) tengah malam waktu setempat.

Massa yang marah merusak kaca mobil dan jendela toko-toko setempat. Bahkan mereka juga membakar sebuah gedung serta menjarah barang-barang yang ada di toko-toko setempat. Kerusuhan ini terjadi sehari setelah unjuk rasa memprotes kematian remaja berusia 18 tahun, Michael Brown yang tewas ditembak seorang polisi Ferguson.

"Terjadi aksi kekerasan di sana, dan juga banyak kerusuhan, dan penjarahan," tutur juru bicara Kepolisian St Louis County, Perwira Brian Schellman seperti dilansir Reuters, Senin (11/8).

Schellman menambahkan, kerusuhan semakin menyebar luas dari wilayah Ferguson hingga ke wilayah lainnya. Sekitar 150 personel kepolisian setempat dikerahkan untuk mengamankan kerusuhan tersebut. Lebih lanjut, Schellman menyatakan, ada sejumlah penangkapan yang dilakukan terkait kerusuhan tersebut, namun dia enggan menjelaskan lebih lanjut. Tidak ada laporan korban luka akibat kerusuhan ini.

Menurut keterangan kepolisian setempat, Brown ditembak ketika bergulat memperebutkan senjata api di dalam mobil polisi. Tidak diketahui pasti mengapa Brown ada di dalam mobil polisi tersebut. Sedikitnya satu kali suara tembakan terdengar saat pergulatan terjadi. Kemudian polisi melepaskan beberapa tembakan sebelum meninggalkan Brown.

Tidak disebutkan lebih lanjut identitas polisi yang melakukan penembakan tersebut. Namun Kepala Kepolisian St Louis County, Jon Belmar dalam konferensi pers menyebutkan, polisi itu merupakan polisi veteran dengan masa bakti selama 6 tahun.

Kini, polisi tersebut tengah dalam masa cuti administratif. Namun kepolisian setempat menegaskan, insiden penembakan tersebut masih dalam penyelidikan mendalam. Kepada televisi setempat, KDSK, ibunda Brown menyatakan putranya merupakan anak baik-baik yang hendak masuk kuliah. Saat insiden tragis tersebut terjadi, menurut sang ibu, Brown sedang dalam perjalanan mengunjungi neneknya. (Rtr/dtc/f)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru