Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 21 April 2026

Tingkatkan Kekuatan Militer, Tiongkok Ciptakan Senjata Udara Laser

* Kapal Selam Tiongkok Merapat ke Sri Lanka, India Resah
- Selasa, 04 November 2014 10:54 WIB
427 view
Tiongkok (SIB)- Tiongkok telah berhasil menguji sistem pertahanan berupa senjata laser berkecepatan tinggi, untuk mengantisipasi serangan udara. Laser ini mampu menembak jatuh pesawat kecil dalam jarak radius 1,2 mil dalam waktu lima detik dari lokasi target. Senjata ini juga dirancang untuk menghancurkan objek berskala kecil di ketinggian 500 meter dan dengan kecepatan di bawah 50 meter per detik .

Seperti dilansir Reuters, Senin (3/11), kantor berita resmi Xinhua seperti mengutip pernyataan oleh Akademi Teknik Fisika Tiongkok, sistem laser ini merupakan salah satu sistem pertahanan yang diciptakan oleh Drone.co, sebagai pengembang. Pengembangan ini terjadi sebagai bentuk kesiapan militer negara tersebut.

Di halaman depan surat kabar resmi militer pada bulan lalu di Tiongkok, disebutkan bahwa kelemahan dalam pelatihan militer dapat menjadi ancaman bagi kemampuan suatu negara untuk melawan dan memenangkan perang. Harian ini dalam laporan yang sama juga menulis bahwa pihak berwenang militer Tiongkok telah mengirimkan dokumen ke unit untuk merinci 40 kelemahan dalam metode pelatihan saat ini. Presiden Xi Jinping telah mendorong untuk memperkuat kemampuan tempur sekitar 2,3 juta angkatan bersenjata Tiongkok, dalam rangkak memproyeksikan kekuatan di perairan sengketa di kawasan selatan dan timur Laut Tiongkok Selatan.

Tiogkok pun telah mengembangkan jet siluman dan telah membangun satu kapal induk. Angkatan bersenjata negara yang dikenal terbesar di dunia ini kerap berada di bawah kritik awal tahun ini karena dianggap melayani para pensiunan pejabat serta media pemerintah. Publik juga mempertanyakan apakah mereka terlalu korup untuk memenangkan perang.

India Resah

Walaupun tengah terjadi ketegangan terkait hubungan yang memanas antara Tiongkok dengan negara-negara kepulauan di Samudera Hindia, Sri Lanka mengizinkan kapal perang dan kapal selam milik negara Tiongkok untuk berlabuh di pelabuhan Kolombo.

Dua kapal ini tiba di pelabuhan Ibukota Kolombo pekan ini menjelang kungjungan Presiden Tiongkok, Xi Jinping ke kawasan Asia Selatan. "Kapal selam dan kapal perang milik Tiongkok telah merapat di pelabuhan Kolombo pada 31 Oktober lalu dan akan berada di sini selama 5 hari untuk mengisi bahan bakar dan beristirahat," ujar juru bicara Angkatan Laut Kolombo, Kosala Warnakulasuriya, seperti dilansir AP, Senin (3/11).

Menurut Kosala, tak ada yang berbeda dalam hal tersebut, karena sejak tahun 2010, 230 kapal perang kerap merapat ke kolombo untuk mengisi bahan bakar sekaligus beristirahat. Walaupun begitu, frekuensi kunjungan Tiongkok mendapat perhatian tersendiri bagi New Delhi. "India meningkatkan perhatian terhadap hal ini namun tidak secara agresif," ujar perwakilan diplomatik India kepada Reuters.

Tiongkok telah banyak berinvestasi di Sri Lanka dalam beberapa tahun terakhir, seperti pendanaan bandara, jalan, kereta api dan pelabuhan, pembangunan yang ternyata meresahkan India yang merupakan mitra ekonomi paling dekat dengan negara kepulauan yang dihuni 21 juta jiwa tersebut.

R. Hariharan, pensiunan kolonel tentara India mengatakan bahwa dirinya khawatir dengan teknologi terbaru dari kapal selam India karena berbagai alasan. Karena pada tahun 1987, antara India dan Sri Lanka telah menyiapkan perjanjian tentang teritori termasuk Trincomalee, yang tak akan digunakan untuk kegiatan yang dapat merugikan kesatuan, integritas dan keamanan negara masing-masing.

"Untuk pertama kalinya, kapal selam Tiongkok menjadi bagian dari PLA ( Tentara Pembebasan Rakyat ) dalam operasi armada di wilayah Samudera Hindia di Teluk Aden pada hari anti pembajakan. Hal ini bukanlah sesuatu yang biasa," ungkapnya. (Rtr/AP/dtc/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru