Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 14 April 2026

Beberapa Daerah di Thailand Tunda Pemilu

- Senin, 03 Februari 2014 08:41 WIB
254 view
Beberapa Daerah di Thailand Tunda Pemilu
SIB/Reuters
BERDEBAT : Para pengunjuk rasa berdebat dengan petugas keamanan saat menuntut agar dilakukan pembatalan pemilu di daerah din Dang, Bangkok, Minggu (2/2/2014)
Bangkok(SIB)- Kekhawatiran terjadi kekacauan pada gelaran Pemilu di Thailand tak sepenuhnya menjadi kenyataan. Meski diwarnai unjuk rasa yang mengakibatkan beberapa wilayah harus menunda pemungutan suara, namun pemerintah Thailand menyebut secara keseluruhan pemilu berlangsung damai.

Meski demikian, konflik politik di Thailand belum lah selesai. Dilansir Reuters, Senin (3/2/2014), gelombang unjuk rasa dan protes terhadap pemerintah diyakini tetap akan terjadi hingga beberapa waktu ke depan, paling tidak setelah hasil pemilu diumumkan.

Pemungutan suara dikabarkan terganggu pada sebagian kecil wilayah Thailand. Namun hingga waktu pemungutan suara berakhir pada pukul 15.00 waktu setempat, tak ada laporan adanya kekerasan besar yang terjadi.

Padahal pada malam sebelum hari pemungutan suara terjadi bentrok yang membuat tujuh orang terluka. Bahkan satu hari sebelum pemungutan suara, yaitu Sabtu (1/2) lusa kemarin dikutip detikcom, terjadi bentrokan berdarah yang melibatkan senjata api dan melukai sejumlah orang.

Hasil pemilu akan diumumkan beberapa waktu ke depan. Nah, selama menunggu pengumuman hasil pemilu, gelombang protes menentang pemerintahan Yingluch Shinawatra diyakini akan tetap berlanjut.

Para demonstran bersikeras menuntut Yingluck mundur segera karena pemerintahannya semata-mata dianggap sebagai boneka kakaknya, mantan PM Thaksin Shinawatra.

Sementara laporan dari BBC, para penentang pemerintah di Thailand berhasil menghentikan pemungutan suara di beberapa tempat di ibukota Bangkok dan di kawasan selatan negara itu.

Namun pemerintah mengatakan 89% tempat pemungutan suara beroperasi secara normal dalam pemilihan umum dini yang diboikot partai oposisi utama.

Pihak berwenang mengatakan di sembilan provinsi, yang mayoritas warganya mendukung kubu oposisi, pemungutan suara sama sekali tidak bisa dilaksanakan.

Komisi Pemilihan Umum Thailand mengatakan sembilan wilayah yang tak bisa melakukan pemungutan suara karena terhalang aksi para pengunjuk rasa.(detikcom/OL2)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru