Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 16 Februari 2026

Okinawa Pilih Gubernur Penentang Pangkalan Amerika Serikat

- Rabu, 19 November 2014 11:10 WIB
137 view
Naha (SIB)- Warga Okinawa, Jepang, Minggu memilih gubernur, yang menentang rencana pemindahan pangkalan tentara Amerika Serikat ke gugus pulau itu, kemunduran lagi dalam upaya mengatasi masalah pelik di hubungan ketentaraan tersebut.

Pemilih di propinsi selatan itu memilih Takeshi Onaga atas pejabat bertahan Hirokazu Nakaima, kata kantor berita Kyodo, mengutip keterangan badan pemilihan umum setempat di Okinawa.

Kyodo menggambarkan kemenangan itu sebagai kemenangan mutlakĀ  bagi Onaga, yang merebut 360.820 suara, sementara pejabat bertahan Nakaima mendapat 261.076, kata badan pemilihan umum di Okinawa.

Kemenangan Onaga itu merupakan pukulan telak bagi pemerintah pusat, karena gubernur tersebut dapat menolak pekerjaan untuk membangun pangkalan baru.

Dalam keterangan pertamanya, tokoh berusia 64 tahun itu mengisyaratkan ia akan menggunakan hak penolakannya.

Setiap penolakan akan membuat Perdana Menteri Shinzo Abe menolak pejabat terpilih -dengan mempertaruhkan tuduhan kezaliman- atau kembali membujuk seperti beberapa tahun belakangan, yang tidak disukai sekutu dekat Jepang, Amerika Serikat.

Itu juga akan menguntungkan Abe hanya dalam beberapa hari sebelum mengumumkan penyelenggaraan pemilihan umum dini.

Bertahun kebuntuan atas rencana pemindahan pangkalan itu membuat putus asa Amerika Serikat dan menjadi duri dalam pemerintah Jepang secara berturut-turut.

Okinawa menuan-rumahi lebih dari setengah dari 47.000 tentara Amerika Serikat di Jepang dan kunci bagi persekutuan keamanan Amerika Serikat-Jepang saat terjadi ketegangan di Asia Timur.

Tapi, terjadi permusuhan luas warga dengan kehadiran tentara itu, dengan keluhan atas kebisingan, kecelakaan dan perasaan bahwa kehadiran begitu banyak prajurit muda menjadi sumber kejahatan.

Bertahun-tahun ada rencana memindahkan pangkalan udara Marinir Amerika Serikat Futenma dari daerah padat perkotaan ke daerah pesisir jarang penduduk di tempat lain di Okinawa, sekitar 50 kilometer di utara tempat saat ini.

Tapi pihak-pihak lawan seperti Onaga menyatakan Okinawa sudah menjadi tuan rumah yang tidak memadai bagi kehadiran tentara Amerika Serikat di Jepang dan pangkalan itu harus dipindahkan sama sekali keluar pulau tersebut.

Gubernur bertahan Nakaima dituduh mengkhianati warga pulau itu sesudah secara mencolok melakukan kesepakatan dengan Tokyo pada tahun lalu untuk menyetujui pemindahannya di dalam Okinawa.

Dalam apa yang disebut para pengecam sebagai suap, Abe menjanjikan suntikan dana besar bagi perekonomian setempat sebagai imbalan bagi Nakaima yang membalikkan perlawanan bertahun-tahun terhadap langkah itu, yang pertama kali muncul pada 1990-an. (Ant/AFP/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru