Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 17 Februari 2026

India Tangkap Tersangka Plot Pembunuhan PM Bangladesh

- Minggu, 07 Desember 2014 17:44 WIB
299 view
New Delhi (SIB)- Kepolisian India menangkap tersangka utama di balik ledakan bom di West Bengal, yang juga diyakini terlibat dalam plot pembunuhan Perdana Menteri (PM) Bangladesh Sheikh Hasina. Shahnor Alom merupakan anggota kelompok terlarang Bangladesh yang aktif di India timur. Bangladesh, negara yang mayoritas berpenduduk Muslim, telah mengalami tiga kudeta militer utama dan puluhan pemberontakan kecil sejak meraih kemerdekaan dari Pakistan pada 1971, dalam perang yang menewaskan jutaan orang dan membuat jutaan lainnya menjadi pengungsi.

Pria itu dibekuk di sebuah desa di negeri bagian Assam, India pada Jumat, 5 Desember malam waktu setempat. "Berdasarkan intelijen spesifik, dia ditangkap semalam saat bersembunyi di rumah kerabatnya di sebuah desa di distrik Nalbari," ujar pejabat senior intelijen India seperti dikutip kantor berita Reuters, Sabtu (6/12).

Otoritas India telah membongkar plot pembunuhan PM Hasina pada Oktober lalu, setelah dua anggota Jamaat-ul-Mujahideen Bangladesh tewas dalam ledakan saat merakit bom rakitan di Burdwan, West Bengal, yang berbatasan dengan Bangladesh.

Alom sendiri telah menjadi buronan polisi sejak 2 Oktober lalu. Kepolisian Assam dan Badan Penyelidik Nasional (NIA) telah menahan Alom dan pria itu akan muncul di pengadilan di Guwahati -- kota utama di Assam -- pada Sabtu (6/12) sore waktu setempat. Istri Alom yang berusia 36 tahun, yang juga menjadi tersangka dengan tuduhan yang sama, ditangkap di Guwahati pada 8 November.

Kelompok Jamaat-ul-Mujahideen telah dinyatakan terlarang sejak otoritas India memberantas kelompok tersebut. Langkah tegas diambil setelah kelompok tersebut meledakkan hampir 500 bom secara nyaris serentak dalam satu hari di tahun 2005 lalu. Rentetan ledakan bom tersebut terjadi nyaris bersamaan di sejumlah wilayah Bangladesh termasuk di ibukota, Dhaka. (Detikcom/f)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru