Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 17 Februari 2026

Penembakan Pria Kulit Hitam oleh Polisi Kembali Terjadi di AS

- Rabu, 10 Desember 2014 17:48 WIB
117 view
Florida (SIB)- Seorang pria kulit hitam yang mencuri mobil di Florida, Amerika Serikat ditembak polisi hingga luka kritis. Insiden ini memicu kecaman setelah saksi mata menyebut pria itu sudah mengangkat tangan tanda menyerah, saat polisi menembaknya.

Seperti dilansir Reuters, Selasa (9/12), insiden ini terjadi di tengah maraknya unjuk rasa memprotes kekerasan polisi AS terhadap warga kulit hitam. Kasus yang menjadi banyak perhatian ialah penembakan ABG di Ferguson, Missouri dan pencekikan pria kulit hitam di New York oleh polisi. Sheriff Orange County, Florida Jerry Demings menyerukan agar masyarakat tenang menghadapi insiden penembakan ini. Dia mengimbau warga untuk tidak cepat mengambil kesimpulan.

"Saya meminta semuanya untuk tidak terburu-buru menghakimi dan memberi waktu bagi penyelidikannya untuk diselesaikan terlebih dahulu," tegas Demings dalam konferensi pers di Orlando.

Demings yang juga keturunan Afrika-Amerika ini menggelar konferensi pers didampingi enam pemimpin keagamaan dari komunitas warga kulit hitam. Dia menuturkan bahwa tim penyidik mendapat keterangan sejumlah saksi mata yang bertentangan dengan keterangan polisi yang terlibat insiden ini.

Saksi mata yang ada di kompleks apartemen dekat lokasi kejadian pada Senin (8/12), menurut Demings, menyebut bahwa pria kulit hitam yang ada di dalam mobil curian tersebut telah mengangkat tangannya ketika polisi melepas tembakan. Namun versi polisi bernama Sersan Robert McCarthy, dirinya melepas tembakan ke arah pria bernama Cedric Bartee karena dia tidak mematuhi instruksinya. Tidak hanya itu, lanjut Demings, Bartee juga melakukan pergerakan secara perlahan ketika berhadapan dengan polisi, sehingga McCarthy mengkhawatirkan keselamatannya.

McCarthy mengaku melepas tiga tembakan, yang salah satunya mengenai Bartee. Akibat tembakan tersebut, Bartee harus menjalani operasi dan kini dilaporkan kondisinya kritis di rumah sakit setempat. Seorang pria lainnya yang ada di dalam mobil curian bersama Bartee tidak terkena tembakan dan kini dia dalam penahanan polisi setempat.

Dalam konferensi pers, Demings menyatakan dirinya berusaha untuk selalu transparan mengingat situasi di AS yang akhir-akhir ini marak dilanda aksi protes atas sejumlah insiden berbau rasial. "Mengkhawatirkan bagi saya (bagaimana publik bereaksi)," ucapnya. Insiden penembakan ini masih diselidiki secara mendalam oleh Kepolisian Florida. Polisi McCarthy yang terlibat insiden ini untuk sementara ditugaskan pada bagian administrasi. (Rtr/dtc/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru