Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 17 Februari 2026

Jepang Gelar Pemilu, Koalisi PM Shinzo Abe Diprediksi Menang

- Senin, 15 Desember 2014 11:07 WIB
271 view
 Jepang Gelar Pemilu, Koalisi PM Shinzo Abe Diprediksi Menang
SIB/AP Photo/Eugene Hoshiko
Seorang wanita memasukkan kertas suara saat mengikuti pemilihan parlemen di sebuah TPS di Tokyo, Minggu (14/12). Koalisi Partai Liberal Demokratik (LDP) akan merebut kursi terbanyak sekaligus menumbangkan aliansi oposisi pimpinan Partai Demokrat.
Tokyo (SIB)- Pemungutan suara untuk pemilihan anggota Dewan Perwakilan Rakyat atau Majelis Rendah dalam parlemen Jepang yang meliputi dua majelis dimulai pukul 07.00 waktu setempat di lebih dari 48.000 tempat pemungutan suara di seluruh negeri tersebut, Minggu (14/12). Sebanyak 1.191 kandidat bersaing untuk memperebutkan 475 kursi dalam majelis kuat tersebut.

Pemilu awal ini digagas Perdana Menteri (PM) Shinzo Abe untuk menguatkan dukungan terhadap kebijakan reformasinya. Abe menyerukan pemilihan umum cepat itu pada November setelah memutuskan menunda kenaikan pajak penjualan dua persen lagi tahun depan dan menyatakan pemungutan suara itu adalah referendum mengenai kekuasaan dua-tahunnya dan kebijakan ekonominya yang disebut "Abenomics".

Sejumlah jajak pendapat terkini menunjukkan, koalisi Partai Liberal Demokratik (LDP) -- yang merupakan afiliasi Abe -- akan merebut kursi terbanyak sekaligus menumbangkan aliansi oposisi pimpinan Partai Demokrat. Apabila LDP menang, PM Abe akan leluasa menjalankan kebijakan reformasinya di bidang ekonomi atau dikenal dengan sebutan Abenomics. Kebijakan tersebut mencakup peningkatan belanja publik, pencetakan uang, dan penundaan pajak sebesar 10% yang dijadwalkan berlaku pada 2015.

Peningkatan pajak penjualan diatur dalam undang-undang yang diperjuangkan pemerintahan sebelumnya demi membendung utang negara. Hanya saja beberapa ekonom mengatakan, peningkatan pajak penjualan sebesar 5% hingga 8% pada April 2014 telah merontokkan tingkat belanja konsumen, menaikkan inflasi, dan memperlambat pertumbuhan ekonomi.

Terlepas dari sektor ekonomi, kebijakan PM Abe juga menyasar kaum hawa. Ia berikrar mendorong wanita Jepang memasuki dunia kerja dengan mengetatkan Undang-Undang Anti-diskriminasi. Abe berjanji pula mengamandemen undang-undang, sehingga militer Negeri Matahari Terbit bisa terlibat pertahanan kolektif bersama sekutunya secara proaktif. "Saya berjanji menjadikan Jepang sebagai negara yang bisa bersinar kembali di pusat dunia," ujar PM Abe dalam pidatonya, belum lama ini.

Sementara VoA News mewartakan, kalangan analis mengatakan, LDP dan mitra koalisinya akan meraih lebih dari 300 dari ke-475 kursi di Majelis Rendah. Adapun proses penghitungan akan dimulai Minggu malam nanti. Jika menang, PM Abe akan menjabat selama 4 tahun lagi untuk menerapkan berbagai reformasi yang sulit termasuk upaya memangkas utang negara dan merombak sektor pertanian.

Shinzo Abe terpilih menjadi perdana menteri untuk kali kedua pada tahun 2012. Ketika itu ia berjanji memacu ekonomi Jepang yang stagnan serta mengatasi masalah populasi yang semakin menua dan rendahnya angka kelahiran. (Ant/AFP/f)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru