Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 11 April 2026

Berselisih dengan Jepang, Pendiri Greenpeace Ditangkap

Wilfred Manullang - Selasa, 23 Juli 2024 15:43 WIB
414 view
Berselisih dengan Jepang, Pendiri Greenpeace Ditangkap
Foto: Net
Paul Watson
Greenland (harianSIB.com)
Salah satu pendiri Greenpeace yang juga jubir kampanye anti perburuan paus, Paul Watson, ditangkap pada hari Minggu (21/7/2024).

Watson ditangkap berdasarkan surat perintah internasional yang dikeluarkan oleh Jepang. Aktivis ini telah dicari selama lebih dari satu dekade karena perselisihan dengan pemburu paus Negeri Sakura.

Aktivis lingkungan veteran berusia 73 tahun itu ditahan ketika kapalnya digerebek oleh polisi setelah berlabuh di Greenland untuk memasok pasokan. Ia saat ini berada di pengadilan distrik yang kini akan memutuskan kemungkinan ekstradisinya ke Jepang.

Yayasan Kapten Paul Watson mengecam potensi ekstradisi tersebut sebagai permintaan politik. Mereka mendesak Pemerintah Denmark, selaku negara yang berdaulat atas Greenland, untuk segera membebaskan aktivis tersebut.

"Watson sedang melakukan kampanye untuk mencegat Kangei Maru, kapal penangkap ikan paus besar yang baru dibangun Jepang," kata yayasan tersebut dikutip Russia Today dan dilansir CNBC Indonesia, Selasa (23/7/2024).

Penangkapan aktivis tersebut kemungkinan besar berasal dari red notice internasional yang dikeluarkan Jepang terhadapnya pada tahun 2012 atas tuduhan menyebabkan kerusakan dan cedera dalam dua insiden pada tahun 2010. Meskipun red notice pada akhirnya dibatalkan, Tokyo disebut diam-diam mengembalikannya.

"Perkembangan ini mengejutkan karena pengacara Yayasan telah melaporkan bahwa red notice telah dicabut. Namun, tampaknya Jepang merahasiakan pemberitahuan tersebut untuk memfasilitasi perjalanan Paul guna tujuan melakukan penangkapan," jelas yayasan tersebut.


Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru