Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 04 April 2026

Berselisih dengan Jepang, Pendiri Greenpeace Ditangkap

Wilfred Manullang - Selasa, 23 Juli 2024 15:43 WIB
413 view
Berselisih dengan Jepang, Pendiri Greenpeace Ditangkap
Foto: Net
Paul Watson

Kelompok tersebut juga menuduh bahwa penangkapan Watson dilakukan secara khusus bertepatan dengan peluncuran kapal penangkap paus baru, Kangei Maru. Kapal penangkap senilai US$ 47 juta (Rp 762 miliar) ini ditugaskan awal tahun ini dan saat ini berada di Pasifik Utara.

Perburuan paus komersial dilarang oleh Komisi Penangkapan Ikan Paus Internasional (IWC) pada tahun 1986. Namun Jepang diizinkan untuk terus berburu paus dalam jumlah kecil setiap tahun di Antartika untuk tujuan ilmiah.

Pada tahun 2014, Mahkamah Internasional juga memerintahkan Tokyo untuk menghentikan perburuan tersebut. Lembaga itu memutuskan bahwa perburuan tersebut bukanlah upaya ilmiah yang sah melainkan kedok perburuan paus komersial.

Jepang akhirnya menarik diri dari IWC empat tahun kemudian. Pemerintah Jepang sudah lama berpendapat bahwa perburuan paus dan konsumsi daging mamalia laut itu merupakan bagian integral dari budaya negara tersebut. (*)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru