Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 17 Februari 2026

Bertekad Perangi Pelaku Teror, Presiden Suriah Serukan Rujuk Nasional

* Militer Suriah Tembak Jatuh Pesawat Tak Berawak Israel
- Selasa, 23 Desember 2014 12:19 WIB
137 view
Bertekad Perangi Pelaku Teror, Presiden Suriah Serukan Rujuk Nasional
Damaskus (SIB)- Presiden Suriah Bashar al-Assad menegaskan tekad negaranya untuk menghapuskan aksi teror, dan menyerukan rujuk nasional di seluruh Suriah, kata kantor berita resmi negeri itu, SANA. Bashar mengeluarkan pernyataan tersebut selama pertemuan dengan Ketua Parlemen Iran Ali Larijani, yang sedang berkunjung ke Suriah, Minggu (21/12). Ia mengatakan pemerintahnya bertekad untuk mewujudkan "perujukan nasional", yang pada dasarnya adalah gencatan senjata lokal dengan gerilyawan di daerah yang dikuasai oposisi di Suriah.

Sementara itu, Larijani mengatakan dalam satu taklimat, setelah pertemuannya dengan Bashar bahwa Suriah mesti didukung dalam melawan aksi teror yang marak di negeri tersebut. Ia mengatakan aksi teror bukan hanya mengancam Suriah tapi juga negara lain, demikian laporan Xinhua. Ia menambahkan masyarakat internasional perlu membela rakyat dan Pemerintah Suriah.

"Masalah aksi teror bukan hanya menjadi urusan Suriah, sebab ada banyak negara di wilayah ini yang terlibat dalam menghadapi kelompok teror dan yang menjadi masalah penting yang mesti dipertimbangkan dan rakyat serta Pemerintah Suriah mesti didukung," katanya.

Sementara itu, pejabat Iran tersebut juga menyatakan banyak negara regional dan Barat telah makin menyadari aksi teror yang menjadi ancaman. Namun Larijani mengatakan ada negara yang tak menginginkan penyelesaian politik di Suriah.

Tembak Jatuh
Militer Suriah mengklaim telah menembak jatuh sebuah pesawat pengintai Israel yang terbang di dekat wilayah Golan Heights. Pesawat tersebut tak berawak.

"Sumber militer mengumumkan pada Minggu malam bahwa sebah pesawat tak berawak model Skylark-1 telah ditembak jatuh di provinsi Quneitra, dekat dengan desa Hader di dekat Golan Heights," demikian dilaporkan kantor berita resmi Suriah, SANA dan dilansir AFP, Senin (22/12).

Sumber militer Israel yang dihubungi AFP tidak bersedia berkomentar mengenai penembakan jatuh pesawat tersebut. Namun dia juga tidak membantahnya. Sebelumnya pada Maret lalu, jet-jet tempur Israel menargetkan basis-basis militer di wilayah Quneitra yang berbatasan dengan Golan Heights yang diduduki Israel. Suriah dan Israel secara resmi berada dalam keadaan perang, dan Israel telah menduduki Golan Heights sejak tahun 1967 silam. Pendudukan tersebut tidak diakui komunitas internasional. (AFP/Ant/dtc/i)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru