Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 17 Februari 2026

Mantan Presiden Taiwan Batal Keluar Penjara Gara-Gara Macet

- Senin, 05 Januari 2015 15:50 WIB
218 view
Taipei (SIB)- Mantan Presiden Taiwan, Chen Shui-bian, gagal segera memperoleh pembebasan bersyarat, karena mobil pembawa dokumen pembebasannya terjebak macet di jalan ketika menuju ke Kementerian Kehakiman. Padahal, mobil tersebut membawa dokumen dari Rumah Sakit Umum Veteran Taichung, yang berisi data kesehatan Chen yang kian memburuk sejak dibui di penjara Taichung.

Stasiun berita BBC edisi Rabu, 1 Januari 2015, melansir satu tim dari Kemenkeh akan menilai dokumen medis tersebut. Namun, menurut perwakilan Kemenkeh, dokumen tersebut baru mereka terima di menit-menit terakhir sebelum pukul 18.00, sehingga berdampak tim tidak dapat berkumpul untuk memberikan keputusan mengenai pembebasannya.

Alhasil, Chen terpaksa masih harus berada di balik jeruji paling tidak hingga Senin (5/1). Sementara, batalnya pembebasan bersyarat Chen membuat kecewa para pendukungnya, termasuk mantan Wapres, Annette Lu Hsiu-lien yang telah menanti di luar Penjara Taichung.

Annette menuding otoritas berwenang memiliki perbedaan mengenai kondisi kesehatan Chen. Sementara, juru bicara pemerintah membantah pejabat berwenang ikut campur sehingga Chen batal bebas kemarin.

Saking setianya terhadap Chen, Annette sampai rela melakukan mogok makan agar pemerintah memberikan perhatian terhadap isu tersebut. Namun, pada malam pergantian tahun, Annette dilarikan ke rumah sakit, lantaran aksi mogok makannya itu berdampak terhadap kesehatannya.

Chen, seorang mantan pengacara, divonis selama 20 tahun sejak tahun 2010 lalu, karena terbukti melakukan pencucian uang dan menerima uang suap. Dia didakwa tak lama setelah dia memilih mundur di periode kedua jabatannya sebagai Presiden tahun 2008 silam.

Chen diketahui menderita beberapa penyakit, termasuk depresi dan parkinson. Dia juga pernah beberapa kali disidang untuk meyakinkan otoritas berwenang agar membebaskannya dengan alasan kesehatan. Pada tahun 2014, Chen juga berupaya bunuh diri. (BBC/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru