Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 27 Maret 2026

Ratu Bangladesh Dipenjarakan karena Affair Dubes Arab Saudi

Oki Lenore - Kamis, 09 Oktober 2025 09:59 WIB
549 view
Ratu Bangladesh Dipenjarakan karena Affair Dubes Arab Saudi
Foto: Instagram Meghna Alam
Meghna Alam

Dhaka(harianSIB.com)

Meghna Alam dipenjarakan pasca hubungannya dengan diplomat Arab Saudi terungkap. Mantan Miss Earth Bangladesh 2020 diketahui menjalin cinta terlarang dengan Duta Besar Arab Saudi untuk Bangladesh, Essa Yousef Al Duhailan, hal yang melanggar perundangan di negara tersebut.

Perempuan berusia 30 tahun yang kini menjabat Ketua Yayasan Miss Bangladesh itu pertama kali bertemu dengan sang diplomat pada September 2024 dalam acara. Duhailan menghadiahi berupa Al-Qur'an, sajadah, mukena, hingga 200 kilogram kurma yang disebutnya sebagai hadiah dari Raja Arab Saudi.

"Saya memang sempat menyukainya. Dia terlihat seperti pria baik dan tulus," ujar Alam seusai sidangnya, Selasa (7/10). "Saya sadar semuanya berjalan terlalu cepat," tambahnya.

Tetapi, seiring semakin cinta, Alam tahu sang diplomat sudah menikah. Seiring gosip hubungan semakin beredar, muncul gosip Alam hamil dan melakukan aborsi. "Banyak yang menolak saya dengan alasan tak ingin punya brand ambassador yang 'punya anak haram'," ujar Alam. "Padahal itu semua fitnah," jelasnya.

Baca Juga:
Situasi makin memburuk ketika seorang perempuan yang mengaku istri Duhailan menelpon dan menghina Alam dengan kata-kata rasis, pelakor. Bahkan pada 9 April 2025, Alam didatangi orang yang ingin memeriksa dokumen pribadinya dan menuduhnya menyimpan narkoba.

Masalah makin rumit sebab ia ditahan selama dua hari dan diinterogasi di fasilitas pemerintah rahasia tanpa akses ke pengacara atau keluarganya. Ia dipaksa menghapus video dan memberikan kata sandi akun pribadinya.

Kepolisian Dhaka menuduh Alam dan beberapa orang lainnya, termasuk pengusaha Dewan Samir, CEO Kawaii Group, sebagai bagian dari sindikat yang menggunakan perempuan untuk menjebak diplomat dan pengusaha kaya dalam skema romantis demi pemerasan. Ia juga dituduh membahayakan hubungan diplomatik dengan Arab Saudi.

Pada 10 April, pengadilan dilaporkan memerintahkan penahanannya selama 30 hari di bawah Undang-Undang Kekuasaan Khusus (Special Powers Act) dengan alasan "ancaman terhadap keamanan publik." Ia baru dibebaskan dengan jaminan pada 28 April.

Dua puluh tujuh tokoh perempuan menulis surat kepada pemimpin interim Bangladesh, Muhammad Yunus, menuntut pembebasan Alam dan menyoroti pelanggaran hukum dalam penangkapannya.

Amnesty International pun membelanya tapi konfirmasi pada diplomat tak dapat dilakukan sebab sang pria telah meninggalkan Bangladesh. Meski demikian, proses pengadilan terus berlangsung dan setahun lebih dijalani Alam.

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
beritaTerkait
HRW dan Amnesty International: Arab Saudi Siksa Aktivis Perempuan
Eksekusi TKI Tuti, Arab Saudi Dinilai Tak Patuhi Konvensi Wina
DPR Minta Pemerintah Cabut MoU Pengiriman TKI ke Arab Saudi
Indonesia - Arab Saudi Sepakati Kerja Sama Bisnis Rp 2,1 Triliun
Anggota Girlband Korea Bunuh Diri karena Dibully Pelakor
Delegasi Arab Saudi Datangi Turki Bahas Kasus Wartawan Hilang
komentar
beritaTerbaru