Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 19 Januari 2026

Papan 'Closed' Melintasi Singapura, Restoran Turun-Temurun Tumbang di Tengah Lonjakan Biaya

Redaksi - Sabtu, 27 Desember 2025 15:14 WIB
1.602 view
Papan 'Closed' Melintasi Singapura, Restoran Turun-Temurun Tumbang di Tengah Lonjakan Biaya
Foto: Instagram @ahseahteochew
Restoran Bubur Legendaris di Singapura.

Data Juni 2025 menunjukkan omzet restoran turun 5,6 persen dan kafe 0,1 persen, meskipun katering dan cepat saji tumbuh. Ronald Chye dan Sarah Lim dari Burp Kitchen menyatakan frekuensi kunjungan pelanggan menurun drastis. Survei SevenRooms 2023 menunjukkan lebih dari separuh warga Singapura mencari restoran baru melalui media sosial.

Untuk bertahan, pemilik Marie's Lapis Cafe Christopher Lim bahkan menjual rumah dan mencairkan tabungan pensiunnya, bekerja sama dengan konsultan digital yang membuat omzet melonjak 30-40 persen – meskipun popularitas online tak cukup mengatasi masalah struktural.

Anggota parlemen Edward Chia mendorong peningkatan kuota tenaga kerja asing dan peningkatan produktivitas UMKM. Beberapa bisnis seperti Keng Eng Kee Seafood mulai menggunakan sistem CRM, sementara SGTUFF melobi agar kenaikan sewa dibatasi mengikuti inflasi atau pertumbuhan PDB. "Supaya usaha tidak tiba-tiba dihantam kenaikan sewa 50-70 persen," kata Yow.(*)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
3 Warga Singapura Didakwa Menyuap Pejabat Kedubes RI
Polisi Singapura Kerahkan Robot Amankan KTT ASEAN
Dubes RI untuk Singapura Dorong Wirausaha Muda Perbanyak Ekspor
Rekor Buruk Timnas Indonesia vs Singapura di Piala AFF
Pidato BTS di PBB Jadi Bahan Pelajaran di Korsel, AS, Vietnam dan Singapura
BI Jalin Kerja Sama Swap dengan Bank Sentral Singapura
komentar
beritaTerbaru