Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 30 Maret 2026

Ultimatum Iran Usai 2 Universitasnya Hancur Dibom: Kampus AS di Timur Tengah Terancam Serangan Balasan

Redaksi - Senin, 30 Maret 2026 07:44 WIB
122 view
Ultimatum Iran Usai 2 Universitasnya Hancur Dibom: Kampus AS di Timur Tengah Terancam Serangan Balasan
Foto: Detikcom/NurPhoto via Getty Images/NurPhoto
Serangan udara hantam teheran, petugas evakuasi korban dari reruntuhan.

Teheran (harianSIB.com)

Ketegangan di kawasan Timur Tengah kian memanas setelah Iran mengancam akan menyerang kampus-kampus Amerika Serikat di wilayah Teluk. Ancaman ini muncul sebagai respons atas serangan militer AS dan Israel yang menghancurkan dua universitas di Iran.

Garda Revolusi Iran mengeluarkan ultimatum keras kepada pemerintah Amerika Serikat menyusul serangan yang menargetkan fasilitas pendidikan di Teheran. Iran memberi tenggat waktu hingga pukul 12.00 siang, 30 Maret waktu setempat, agar AS secara resmi mengutuk serangan tersebut.

Dalam pernyataan yang disiarkan media Iran dan dikutip AFP sebagaimana dilansir Detikcom, disebutkan, kegagalan memenuhi tuntutan itu akan berujung pada aksi balasan terhadap kampus-kampus milik AS di kawasan Timur Tengah.

"Jika pemerintah AS ingin universitas-universitasnya di kawasan ini bebas dari pembalasan, mereka harus mengutuk pemboman tersebut paling lambat pukul 12 siang waktu Teheran," demikian pernyataan tersebut.

Baca Juga:
Sebagai langkah antisipasi, Iran juga mengimbau mahasiswa, dosen, staf, serta warga yang tinggal di sekitar kampus-kampus Amerika di negara-negara Teluk untuk menjauh dari area tersebut.

"Kami menyarankan semua karyawan, profesor, mahasiswa, dan warga sekitar untuk menjaga jarak setidaknya satu kilometer dari kampus," lanjut pernyataan itu.

Sejumlah universitas Amerika diketahui memiliki cabang di kawasan tersebut, di antaranya Texas A&M University di Qatar dan New York University di Uni Emirat Arab.

Sebelumnya, serangan gabungan AS dan Israel pada Jumat (27/3) malam hingga Sabtu (28/3), menghantam Teheran, termasuk kawasan universitas sains dan teknologi di timur laut ibu kota.

Serangan tersebut menyebabkan kerusakan bangunan, namun tidak dilaporkan adanya korban jiwa.

Di sisi lain, konflik semakin meluas setelah kelompok pemberontak Houthi di Yaman yang didukung Iran turut terlibat. Houthi mengklaim telah meluncurkan serangan rudal kedua ke wilayah Israel.

Perang yang telah berlangsung selama sebulan ini memicu kekhawatiran akan eskalasi lebih luas, termasuk potensi meluasnya konflik ke kawasan Laut Merah. Keterlibatan Houthi menambah kompleksitas konflik yang kini berdampak pada sebagian besar wilayah Semenanjung Arab. (*)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Hacker Iran Bobol Email Direktur FBI
Empat Tersangka Curat Ditangkap di Aekkanopan dan Aek Kanopan Timur
Israel Klaim Bunuh Komandan AL Iran yang Tutup Selat Hormuz
Hari Pertama Kerja Usai Libur Lebaran, Kehadiran ASN di Tebingtinggi 90 Persen
Dubes Iran Diminta Segera Tinggalkan Lebanon
Trump Ultimatum Iran, Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam
komentar
beritaTerbaru