Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 01 April 2026

Rusia Ingin Melegalkan Mobil Hasil Curian dari Uni Eropa

Redaksi - Rabu, 01 April 2026 10:10 WIB
113 view
Rusia Ingin Melegalkan Mobil Hasil Curian dari Uni Eropa
Foto ist

Sejak dimulainya perang Rusia melawan Ukraina, negara-negara yang dikategorikan "tidak bersahabat" disebut tidak lagi merespons permintaan informasi dari Rusia terkait kendaraan-kendaraan itu.

Jerman disebut secara khusus sebagai contoh. Kementerian Dalam Negeri di Moskow mengeklaim bahwa Berlin mengabaikan permintaan dari Rusia "karena alasan politik." Menurut kementerian tersebut, pada Januari 2026 terdapat total 123 kendaraan yang dilaporkan Berlin sebagai buronan internasional dan ditemukan di Rusia. Namun, menurut pihak Rusia, tidak ada penjelasan dari Jerman mengenai alasan kendaraan-kendaraan tersebut masuk daftar pencarian.

Kantor Polisi Kriminal Federal Jerman (BKA), yang bertanggung jawab menyelidiki pencurian kendaraan, mengonfirmasi kepada DW bahwa saat ini tidak ada pertukaran informasi dengan Rusia dalam kasus seperti ini.

"BKA mengetahui adanya permintaan dari otoritas Rusia terkait kendaraan yang didaftarkan oleh Jerman. Namun, karena hal ini terutama menyangkut aspek hukum perdata, seperti kepemilikan dan kepentingan pemilik untuk memulangkan kendaraan, maka BKA tidak memiliki kewenangan," demikian pernyataan lembaga tersebut.

Dengan kata lain, persoalan ini dianggap lebih sebagai sengketa kepemilikan, bukan ranah pidana yang bisa ditangani langsung oleh BKA.

BKA menolak berkomentar apakah undang-undang baru Rusia dapat memicu peningkatan pencurian mobil di Jerman. Sebanyak 123 mobil asal Jerman yang tercatat oleh Rusia dalam daftar pencarian internasional pada Januari 2026 hanya sebagian kecil dari jumlah kendaraan yang benar-benar dicuri di Jerman. Menurut BKA, sebanyak 30.373 kendaraan dicuri di Jerman sepanjang 2024. Dari jumlah itu, hanya 8.858 kasus atau kurang dari 30% yang berhasil diungkap.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Mojtaba Khamenei Dibawa ke Rusia Jalani Operasi
New START Berakhir, AS dan Rusia Bebas Tambah Hulu Ledak Nuklir ?
Jadi Tentara Bayaran Rusia, Personel Brimob Polda Aceh Dipecat
AS Sita Kapal Tanker Minyak Rusia di Atlantik Utara Usai Pengejaran, Picu Ketegangan dengan Moskow
Harga Emas Dunia Tembus Rp2,2 Juta per Gram, Dipicu Ketegangan AS-China dan Konflik Rusia-Ukraina
Polres Sergai Tangkap Empat Tersangka Penganiayaan, Senjata Api Pabrikan Rusia dan Narkotika Turut Diamankan
komentar
beritaTerbaru