Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 01 April 2026

Rusia Ingin Melegalkan Mobil Hasil Curian dari Uni Eropa

Redaksi - Rabu, 01 April 2026 10:10 WIB
111 view
Rusia Ingin Melegalkan Mobil Hasil Curian dari Uni Eropa
Foto ist

Serikat polisi: Rusia mendorong kejahatan

Benjamin Jendro, juru bicara serikat polisi GdP yang berbasis di Berlin, mengatakan kepada DW bahwa saat ini "tidak ada pertukaran resmi yang intensif" dengan Rusia "di banyak level." Ia menambahkan, sebelumnya memang ada kasus di mana otoritas Rusia menemukan kendaraan yang sedang dicari.

"Namun, dalam kondisi saat ini, hampir tidak mungkin ada pejabat dari Jerman yang pergi ke Rusia untuk mengambil kendaraan curian, apalagi dalam banyak kasus, klaim asuransi sudah diselesaikan ketika kendaraan tersebut ditemukan," kata Jendro.

Ia menyebut rancangan undang-undang baru itu sebagai "sinyal yang sangat buruk" karena "mendorong kejahatan." "Selama bertahun-tahun, angka pencurian kendaraan relatif stabil, meski berada di level tinggi. Aturan seperti ini akan semakin melemahkan upaya aparat dalam memerangi jaringan pencurian mobil lintas negara," ujar juru bicara GdP tersebut.

"Selama ini, kami melihat mobil dicuri, dibawa ke Eropa Timur, lalu segera dibongkar karena produsen kendaraan telah meningkatkan sistem anti-pencurian, termasuk pemasangan pelacak GPS," lanjutnya. "Namun, ada juga kendaraan yang memang dicuri sesuai pesanan tertentu dan langsung dikirim ke negara tujuan yang sulit dijangkau penegak hukum."

Sejumlah pakar Rusia menyoroti aspek lain dari kebijakan ini. Alexander Kholodov dari Kamar Publik Federasi Rusia (OPRF) mengatakan dalam wawancara dengan portal berita Rusia Autonews bahwa perubahan undang-undang ini bisa membuka celah penipuan.

"Praktik seperti ini pernah terjadi pada 1990-an dan awal 2000-an. Skemanya adalah pencurian yang direkayasa, mobil dijual di Jerman, kemudian berakhir di Rusia, dan sebulan kemudian pemilik melaporkan kendaraan hilang. Ia lalu mendapatkan ganti rugi dari perusahaan asuransi di Jerman," ujar Kholodov. Anggota Kamar Publik ditunjuk oleh presiden Rusia dan bertugas menggelar dengar pendapat publik terkait rancangan undang-undang yang berdampak luas.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Mojtaba Khamenei Dibawa ke Rusia Jalani Operasi
New START Berakhir, AS dan Rusia Bebas Tambah Hulu Ledak Nuklir ?
Jadi Tentara Bayaran Rusia, Personel Brimob Polda Aceh Dipecat
AS Sita Kapal Tanker Minyak Rusia di Atlantik Utara Usai Pengejaran, Picu Ketegangan dengan Moskow
Harga Emas Dunia Tembus Rp2,2 Juta per Gram, Dipicu Ketegangan AS-China dan Konflik Rusia-Ukraina
Polres Sergai Tangkap Empat Tersangka Penganiayaan, Senjata Api Pabrikan Rusia dan Narkotika Turut Diamankan
komentar
beritaTerbaru