Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 17 Februari 2026

Malaysia Resmi Nyatakan Hilangnya MH370 Sebagai Kecelakaan

- Jumat, 30 Januari 2015 16:45 WIB
267 view
Malaysia Resmi Nyatakan Hilangnya MH370 Sebagai Kecelakaan
Kuala Lumpur (SIB)- Pemerintah Malaysia, Kamis (29/1), secara resmi menyatakan hilangnya pesawat Malaysia Airlines MH370 sebagai "kecelakaan" dan seluruh penumpang serta awak dianggap meninggal dunia. "Kami secara resmi menyatakan Malaysia Airlines penerbangan MH370 sebuah kecelakaan ... dan bahwa seluruh 239 penumpang dan kru yang berada di MH370 dianggap telah tiada," kata Dirjen DCA Azharuddin Abdul Rahman. Ditandaskan Azharuddin, deklarasi ini bukan berarti akhir dari pencarian pesawat. Pencarian pesawat akan terus dilakukan dengan bantuan dari China dan Australia.

Dikatakan Azharuddin, pengumuman ini sesuai dengan standar dalam lampiran 12 dan 13 Aviasi Sipil Internasional. Pengumuman ini memungkinkan para keluarga penumpang dan kru mendapatkan bantuan lewat kompensasi. Dengan ini, Malaysia Airlines siap melakukan proses pemberian kompensasi bagi para keluarga penumpang. Namun tentu saja, hal ini juga akan menjadi pukulan emosional yang berat bagi keluarga-keluarga korban, yang selama 10 bulan ini menderita karena tidak mengetahui nasib orang-orang yang mereka cintai.

Sejumlah kerabat penumpang, beberapa membawa spanduk yang mempertanyakan nasib keluarga mereka, tiba di tempat jumpa pers di Departemen Penerbangan Sipil (DCA). Mereka menyatakan kesal karena tidak diberitahu sebelumnya soal rencana pernyataan ini.

"Hal paling mengesalkan mengapa mereka berencana untuk mengumumkan pernyataan ke seluruh dunia terlebih dahulu baru ke pihak keluarga? Mengapa keluarga penumpang diperlakukan seperti ini?" kata Wesley Walter, yang kakak iparnya menjadi penumpang MH370.

Usai mendengar pernyataan pemerintah Malaysia, keluarga penumpang tak bisa diterima begitu saja. "Kami berharap pengumuman ini membuat keluarga penumpang bisa mendapatkan bantuan yang mereka butuhkan, khususnya yang terkait proses pembayaran kompensasi," kata Azharuddin.

Sarah Bajc, yang kekasihnya berada di dalam pesawat yang hilang itu, mengecam pernyataan yang disampaikan pemerintah Malaysia itu. "Saya kira merea (pemerintah Malaysia) berbohong. Jika pesawat itu jatuh mana buktinya? Hingga ada bukti kami tak bisa mempercayai mereka," kata Sarah. "Sangat tidak mungkin memberikan penyelesaian jika kami tidak mendapatkan bukti," tambah Sarah.

Selama ini, cara pemerintah Malaysia menangani krisis hilangnya MH370 telah banyak dikritik oleh kerabat keluarga dari 239 penumpang dan kru yang hilang.

MH370 hilang pada 8 Maret 2014 lalu saat dalam perjalanan dari Kuala Lumpur, Malaysia menuju Beijing, China. Otoritas Malaysia menyatakan, data satelit mengindikasikan pesawat tersebut telah menyimpang dari rutenya untuk menuju kawasan Samudera Hindia. Otoritas Malaysia telah melakukan berbagai penyelidikan atas peristiwa ini, namun sejauh ini, Malaysia belum belum merilis informasi apapun mengenai temuan hasil penyelidikan itu. (Detikcom/ r)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru