Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 18 Oktober 2026

Aksi Biaya Hidup di Prancis Diwarnai Penjarahan, 1.200 Orang Ditangkap

Redaksi - Minggu, 18 Oktober 2026 14:55 WIB
134 view
Aksi Biaya Hidup di Prancis Diwarnai Penjarahan, 1.200 Orang Ditangkap
AFP/SYLVAIN THOMAS
Perdana Menteri Prancis, Sebastien Lecornu, mengatakan 1.200 orang ditangkap dalam aksi protes di seluruh negara tersebut pada Sabtu (17/10/2026).

Paris(harianSIB.com)

Demonstrasi besar yang menuntut perbaikan biaya hidup dan layanan publik di Prancis, Sabtu (17/10/2026), diwarnai bentrokan, penjarahan, dan kebakaran di sejumlah kota. Perdana Menteri Sebastien Lecornu menyebut sekitar 1.200 orang ditangkap dan sekitar 150 anggota polisi terluka.

Kekerasan terjadi di tengah aksi yang diikuti ratusan ribu orang. Namun, demonstrasi damai dan aksi penjarahan dilakukan oleh kelompok yang berbeda. Laporan wartawan di lokasi menyebut pawai damai tetap berlangsung ketika bentrokan dan perusakan terjadi di sejumlah tempat.

Menteri Dalam Negeri Prancis Laurent Nunez memperkirakan sekitar 550 ribu orang mengikuti 110 aksi di berbagai wilayah. Sementara itu, penyelenggara, termasuk serikat pekerja CGT dan organisasi pelajar, memperkirakan jumlah peserta mencapai sekitar 800 ribu orang. Kedua angka tersebut merupakan perkiraan dari pihak berbeda.

Para peserta menyuarakan keberatan terhadap biaya hidup, harga bahan bakar, upah, pensiun, kondisi sekolah, serta layanan publik. Sejak pertengahan September, gerakan pelajar berkembang dari tuntutan terkait kekurangan guru dan fasilitas pendidikan menjadi protes yang lebih luas.

Baca Juga:
Di Paris, kelompok bertopeng bentrok dengan polisi di kawasan Place de la République. Mereka melemparkan benda dan kembang api ke arah aparat. Polisi membalas dengan gas air mata dan meriam air.

Wartawan Associated Press melihat asap hitam dari kendaraan dan tempat sampah yang terbakar. Sebuah kios koran dilaporkan terbakar, sementara sejumlah toko dijarah. Reuters juga melaporkan upaya pembobolan pusat perbelanjaan serta perusakan dan penjarahan toko.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Gelombang Panas Kembali Melanda, Prancis Catat Lebih dari 1.000 Kematian
Bobby Nasution Ajak Dubes Prancis Jajaki Investasi di Nias, Bupati Nias Dorong Kerja Sama Strategis
Prancis vs Inggris Berebut Posisi Ketiga Piala Dunia 2026: Adu Gengsi Dua Raksasa Eropa
Wagub Sumut Ajak Prancis Perkuat Kemitraan Strategis di Berbagai Sektor
Prediksi Spanyol vs Prancis: Sama Kuat, Ditentukan Adu Penalti
Ledakan Bom Sambut Kunjungan Macron ke Suriah, Pertemuan dengan Presiden Al-Sharaa Tetap Berlangsung
komentar
beritaTerbaru