Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 01 November 2026

Menang Pemilu, Netanyahu Gagal Amankan Mayoritas, Israel Terancam Pemilu Ulang

Redaksi - Minggu, 01 November 2026 15:52 WIB
159 view
Menang Pemilu, Netanyahu Gagal Amankan Mayoritas, Israel Terancam Pemilu Ulang
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu

Koalisi Netanyahu terdiri atas Partai Likud, Shas, United Torah Judaism, Otzma Yehudit dan Religius Zionism. Sedangkan kubu oposisi terdiri atas Partai Yashar, B'Yachad, Partai Demokrat, dan Yisrael Beytenu.

Dengan perolehan total 53 kursi parlemen, koalisi Netanyahu memang unggul tipis atas kubu oposisi. Namun perolehan itu masih jauh dari ambang batas 61 kursi parlemen untuk mencapai mayoritas parlemen dan membentuk pemerintahan.

Di sisi lain, keberhasilan partai-partai Arab Israel, terdiri atas Joint List dan Partai Ra'am, untuk memperoleh total 19 kursi parlemen telah menorehkan rekor tertinggi sepanjang sejarah. Perolehan itu mencapai hampir dua kali lipat dibandingkan 10 kursi parlemen yang mereka pegang saat ini.

Perolehan tersebut sebenarnya lebih dari cukup untuk membawa kubu oposisi yang anti-Netanyahu mencapai mayoritas parlemen yang kuat, jika saja mereka tidak menutup kemungkinan untuk berkoalisi dengan Joint List dan Partai Ra'am.

Partai-partai Arab Israel yang berpotensi menjadi penentu dalam negosiasi koalisi selanjutnya, menjadi sasaran tuduhan kecurangan pemilu -- yang belum terbukti -- yang disebarkan oleh kubu Netanyahu pada Kamis (29/10) malam.

Tuduhan itu menuduh partai-partai Arab Israel menerima dana dari Qatar untuk "membeli suara". Joint List dan Ra'am telah membantah tuduhan tersebut. Bantahan juga disampaikan oleh otoritas Qatar. Sedangkan Eisenkot dari kubu oposisi menuduh Netanyahu berupaya "mendelegitimasi" hasil pemilu.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Menteri Israel Sebut Tidak Mungkin Damai dengan Palestina
Menhan Israel kepada Hamas: Kami Memberi Makan Monster
Arab Saudi Gunakan Spyware Israel Intai Khashoggi
Tangkal Pengaruh Iran, Israel Gencar Mendekati Negara Arab
Jokowi Kecam Serangan Rudal Israel yang Hantam RS Indonesia di Gaza
RS Indonesia di Gaza Terkena Serangan Udara Israel
komentar
beritaTerbaru