Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 17 Februari 2026

PM Jepang Tidak Hadiri Parade Militer Tiongkok

- Kamis, 26 Maret 2015 14:37 WIB
465 view
PM Jepang Tidak Hadiri Parade Militer Tiongkok
Tokyo (SIB)- Perdana Menteri (PM) Jepang Shinzo Abe tidak hadir dalam parade militer Tiongkok memperingati Perang Dunia ke-2 berakhir, kata "Yomiuri Shimbun", Rabu, diduga terkait gangguan hubungan kedua negara akibat sejarah dan anggaran militer.

"Yomiuri Shimbun" yakin Abe tidak akan hadir dalam parade tersebut walau pemerintah Tokyo belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait hal itu.

Kepala Sekretaris Kabinet Jepang Yoshihide Suga juga menolak memberikan tanggapan terkait kedatangan Abe pada parade militer Tiongkok. "Kami memberitahu mereka bagaimana Jepang menanggapi upacara resmi seperti itu," kata dia.

Pada awal Maret 2015, Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi mengatakan Abe akan diterima dengan baik di negaranya jika datang dengan "tulus" dan meminta Jepang menghadapi masa lalu perang "tanpa kehilangan hati nurani".

"Kami mengirimkan undangan ke semua pemimpin dari negara-negara dan organisasi internasional yang terkait. Jepang akan menyambut setiap orang yang datang dengan tulus," kata Wang ketika ditanyakan apakah Tiongkok mengundang Jepang untuk menghadiri parade tersebut.

Beijing kerap meminta Jepang mengakui kesalahannya saat perang di masa lalu, yang menurut para pengamat merupakan usaha untuk membangkitkan kepercayaan masyarakat kepada Partai Komunis Tiongkok yang berkuasa.

Parade peringatan Perang Dunia ke-2 di Beijing ini akan bertajuk "Hari Kemenangan Perang Rakyat Tiongkok melawan Agresi Jepang".

Parade itu adalah salah satu dari beberapa kemungkinan pemicu konflik dalam hubungan kedua negara yang diwarnai beberapa permasalahan terkait sejarah dan naik turunnya kekuatan dua negara dengan ekonomi terbesar di Asia ini.

Tokyo merasa gelisah terkait perluasan kekuasaan Beijing di wilayah kedua negara, termasuk meningkatnya anggaran militer Tiongkok lebih dari 10 persen.
Terkait peringatan 70 tahun peringatan berakhirnya Perang Dunia ke-2, Tokyo juga meminta agar ini menjadi momentum untuk mengatasi permasalahan-permasalahan global.

"Dalam peringatan 70 tahun berakhirnya Perang Dunia ke-2 ini, kami pikir penting adanya kemauan untuk mengatasi tantangan yang sedang dihadapi komunitas global," kata Kepala Sekretaris Kabinet Jepang Yoshihide Suga. (Ant/AFP/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru