Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 15 April 2026

Ingin Dapatkan Suaka, Kopilot Bajak Pesawat dan Paksa Mendarat di Jenewa

- Selasa, 18 Februari 2014 14:04 WIB
485 view
Ingin Dapatkan Suaka, Kopilot Bajak Pesawat dan Paksa Mendarat di Jenewa
Sib/rtr
Polisi membantu evakuasi para penumpang pesawat milik maskapai Ethiopian Airlines, yang dibajak kopilotnya dan dipaksa mendarat di bandara Cointrin, Jenewa, Swiss, Senin (17/2/2014).
Jenewa (SIB)- Sebuah pesawat milik maskapai Ethiopia yang tengah menuju Roma, Italia dibajak dan dipaksa mendarat di Jenewa, Swiss. Pelaku pembajakan yang bertolak dari Addis Ababa, Ethiopia tersebut ternyata adalah sang kopilot. Dia mendaratkan pesawat di Jenewa, Swiss karena ingin mendapatkan suaka. Pelaku pembajakan itu sendiri telah ditahan polisi.

Kopilot memanfaatkan kesempatan untuk membajak pesawat ketika sang pilot sedang pergi ke toilet. Demikian disampaikan Bertrand Staempfli, juru bicara bandara Jenewa kepada para wartawan seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (17/2/2014). "Dia mengatakan dirinya merasa terancam di negaranya dan ingin mencari suaka di Swiss," tutur Staempfli.

Pria berkebangsaan Ethiopia tersebut telah menghubungi Bandara Jenewa dan mengatakan "dia perlu mendarat untuk mengisi bahan bakar. Setelah itu dia mengumumkan pembajakan," tutur Staempfli.

"Pada pukul 06.02 pesawat mendarat dengan selamat," imbuhnya seraya menjelaskan, kopilot turun dari pesawat dengan menggunakan tali yang dilemparkannya dari jendela kokpit. Pria kelahiran 1983 itu pun langsung ditangkap polisi yang telah berada di lokasi. "Dia tidak membawa senjata," ujar Staempfli seraya menambahkan, kopilot tersebut bisa dijerat dakwaan "penyanderaan" dengan ancaman hukuman maksimum 20 tahun penjara.

Belum ada keterangan mengenai ada tidaknya korban luka dalam insiden ini. Namun pihak Ethiopian Airlines menyatakan para penumpang dalam keadaan baik. Menurut surat kabar lokal, Tribune de Geneve, pesawat Boeing 767 yang bertolak dari Addis Ababa, Ethiopia tersebut dibajak saat mengudara di atas wilayah Sudan. Namun belum jelas alasan pembajakan tersebut. Juga belum diketahui identitas pelaku pembajakan. Akibat kejadian ini, semua penerbangan dari dan menuju bandara Jenewa telah dibatalkan atau dialihkan. (AFP/dtc/R16/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru