Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 15 Februari 2026

PM Hongaria Tolak Saksi Terhadap Rusia

- Sabtu, 29 Maret 2014 17:28 WIB
377 view
PM Hongaria Tolak Saksi Terhadap Rusia
Budapest (SIB)- Hongaria menentang Uni Eropa memberlakukan  putaran sanksi-sanksi ekonomi terhadap Rusia atas intervensinya di Ukraina, kata Perdana Menteri Viktor Orban seperti dikutip dalam wawancara yang diterbitkan Jumat.

Negara Eropa tengah itu 10 juta penduduknya bergantung sekitar 80 persen kebutuhan gas alamnya kepada Rusia dan baru-baru ini menandatangani kesepakatan senilai 10 miliar euro dengan Moskow bagi Rosatom untuk memperluas pabrik nuklir Paks Hungaria, generator listrik utama negara itu.

Rusia juga mitra dagang terbesar Hongaria di luar Uni Eropa, dengan ekspor senilai 2,55 miliar euro  pada tahun 2013. "Sanksi-sanksi ekonomi berada di babak ketiga dan akan beruntung untuk menghindari ini karena tidak dalam kepentingan baik Eropa, ataupun  Hongaria," kata Orban seperti dikutip oleh harian bisnis Vilaggazdasag.

Pesan-pesan selama sepekan terakhir dari para pejabat 11 negara  Uni Eropa mantan anggota komunis menunjukkan bahwa sebagian besar mereka akan menolak setiap upaya oleh blok itu untuk memaksakan sanksi tahap berikutnya - mencakup perdagangan dan hubungan ekonomi.

Orban mengatakan, krisis Ukraina dan sanksi politik sejak diberlakukan sejauh ini tidak mempengaruhi kesepakatan nuklir Hongaria dengan Moskow dan dia berharap ini akan tetap terjadi. Kepala Rosatom, perusahaan nuklir negara Rusia, mengatakan bahwa beberapa kontrak internasional akan bisa terpengaruh oleh sanksi-sanksi Barat, kata kantor berita RIA Novosti. Pada Kamis, Hungaria dan Slovakia menghubungkan jaringan gas mereka sebagai bagian dari upaya Uni Eropa untuk memperkuat pasokan keamanan di wilayah blok yang sangat tergantung pada impor. (Ant/Rtr/ r)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru