Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 04 April 2026

Tidak Terserap, Anggaran Tahun 2015 di Dinas Pendidikan Pematangsiantar Banyak Sisa

- Jumat, 13 Mei 2016 20:26 WIB
313 view
Pematangsiantar (SIB)- Materi pertanyaan Pansus LKPj 2015 wali kota tidak substantif dengan uraian paparan implementasi program penggunaan anggaran tahun 2015 oleh Kadis Pendidikan diwakili Kabid Perencanaan Uga M pada rapat Pansus dipimpin Ir Oberlin Malau MAP di ruang rapat gabungan komisi DPRD Jalan Adam Malik, Pematangsiantar, Kamis (12/5).

Uraian program penggunaan anggaran dijelaskan Kabid Perencanaan Uga M didampingi Kadis Pendidikan Drs Resman Panjaitan, memberitahu ada saldo belanja tidak langsung Rp 346.365.612.615 realisasi Rp 288.231.641.285 atau saldo sebesar Rp 58.123.971.022.

Belanja langsung Rp 42.220.268.152 realisasi Rp 40.641.572.727 atau saldo sebesar Rp 1,8 miliar lebih. Demikian juga anggaran program Wajar (wajib belajar) 9 tahun sebesar Rp 20.927.750.200 realisasi Rp 20,950 miliar lebih masih tersisa Rp 477 juta lebih, anggaran program pendidikan menengah Rp 11.254.667.952 realisasi Rp 10.820.371.963 atau sisa Rp 434 juta lebih.

Anggota Pansus, Nurlela Sikumbang SH, Hotman Kamaluddin Manik dan Oberlin Malau (ketua), Arapen Ginting fokus mempertanyakan soal PSB (penerimaan siswa baru) semisal di SMAN 4 jangan terulang seperti tahun 2015. Dipertanyakan Pansus apa apresiasi dan kemudahan diberikan Dinas Pendidikan bagi siswa terpilih jadi Paskibraka (pasukan inti pengibar bendera pusaka).

Pemberdayaan mobil patroli Dinas Pendidikan memonitor para siswa yang bolos belajar, mencegah "virus" ke pelajar lainnya, hangat dipertanyakan anggota Pansus menyikapi informasi dari masyarakat, soal dana pentas seni, apa kriteria siswa miskin untuk menerima BSM (bantuan siswa miskin).

Anggota Pansus LKPj (laporan keterangan pertanggungjawaban) wali kota menitikberatkan konten pertanyaan kenapa begitu besar saldo belanja tidak langsing dan belanja langsung. Meski anggota Pansus lainnya, Frans Herbert Siahaan mempertanyakan kenapa ada sisa anggaran PAUD dari capaian 85 persen, dana BOS terealisasi 41 persen dan lain-lain.

Pada sesi kedua, pimpinan rapat Pansus mendaulat Kadinsos Naker (Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja) Poltak Manurung SE memaparkan program anggaran tahun 2015, total pagu anggaran sebesar Rp 6,764 miliar lebih terdiri belanja tidak langsung (BTL) sebesar Rp 3,529 miliar lebih dan belanja langsung (BL) Rp 3,235 miliar lebih ada SiLPA (sisa lebih perhitungan anggaran) Rp 282 juta lebih.

Dia menguraikan programnya secara rinci, SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) nya membuka pendaftaran pencari kerja secara online. Pihaknya sebaik membuka pendaftaran mencatat 955 orang pencari kerja dan belum ditempat 332 orang.

Di antara pencari kerja terdaftar di Dinsos Naker Pemko Pematangsiantar sudah direkrut ke beberapa perusahaan swasta di Batam, Riau. Tak dijelaskan jenis usaha atau apakah pabrikan menampung pencari kerja dimaksud. Diisyaratkan, akses kerja sama dengan sejumlah perusahaan di Batam dengan Dinsos Naker cukup baik, terangnya. (C01/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru