Sidikalang (SIB)- Debu Vulkanik menambah 10 Kecamatan di Kabupaten Dairi, Pemerintah Kabupaten Dairi melalui Sekretaris Daerah Kabupaten (Setdakab) Dairi Julius Gurning SSos MSi telah membagikan 15 ribu masker (penutup mulut dan hidung) pada 4 kecamatan, Jumat (10/1), melalui Camat dan Kepala Desa.
Demikian disampaikan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Dairi Maruli Berasa ST MSi didampingi Kepala Seksi (Kasi) Kedaruratan dan Logistik (Darlog) Leo Sianturi ST, kepada SIB, Jumat (10/1) di ruang kerjanya.
“Pembagian masker ini, kami prioritaskan kepada siswa, pelayanan umum masyarakat seperti Puskesmas dan Klinik, Balita dan orangtua yang sudah lanjut usia. Sehingga, debu tersebut tidak mengganggu proses belajar mengajar siswa dan pelayanan masyarakat,†ujar Leo.
Ditambahkan Leo, jumlah masker yang akan mereka bagikan masih sangat minim dibandingkan warga yang sudah diliputi debu vulkanik pada 10 kecamatan. Untuk 4 kecamatan saja, mereka seharusnya membagikan masker sebanyak 56 ribu.
“Menurut data yang kami temukan untuk 4 kecamatan yaitu Kecamatan Tigalingga, Gunung Sitember, Siempat Nempu Hulu (Sinehu) dan Silima Pungga-pungga, seharusnya membagikan 56 ribu buah. Namun, karena keterbatasan jumlah, kami memilih membagikan kepada yang lebih membutuhkannya,†tambah Leo.
Leo juga menyampaikan dan berharap kepada seluruh masyarakat yang belum mendapat bantuan masker agar bersabar karena, keterbatasan jumlah dan jarak tempuh dari Sidikalang menuju setiap desa dan kecamatan, BPBD Dairi akan membagi tim nantinya.
“Kami berharap, warga yang belum mendapat bantuan masker, supaya bersabar. Senin (13/1) kami akan membagi tim untuk Kecamatan Tanah Pinem, Siempat Nempu, Pegagan Hilir dan Sumbul. Sama seperti kecamatan lainnya, BPBD bersama Sekda memberikan secara simbolis ke Camat, dari Camat ke Kepala Desa serta Kepala Desa ke warga,†imbuhnya.
Pantauan SIB di seputaran Kota Sidikalang dan beberapa kecamatan lainnya di Dairi, debu vulkanik sudah berkurang akibat turunnya hujan. Namun, pada beberapa kecamatan yang berdekatan dengan Bukit Barisan perbatasan Dairi dan Tanah Karo, masih terlihat debu berbentuk asap tebal. (BR2/B5/x)