Tebingtinggi (SIB)- Menyambut Imlek 2565, Jumat 31 Januari 2014 mendatang, warga etnis Tionghoa Kota Tebingtinggi akan melakukan penanaman 200 pohon bunga sakura secara masal serta pemasangan 200 lampu lampion di kawasan inti kota hingga di seputaran Lapangan Merdeka Kota Tebingtinggi.
Demikian disampaikan panitia Perayaan Imlek Tahun 2014, Suhu Dharma Surya didampingi pengurus FKKB Tebingtinggi H Burhanuddin Harahap BA saat melakukan audiensi kepada Wali Kota Tebingtinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan MM belum lama ini, di rumah dinas Wali Kota Jalan Sutomo kota setempat.
Suhu menyebutkan, kegiatan perayaan Tahun Baru Imlek 2565 tersebut dimulai pada tanggal 24 hingga 28 Januari 2014 dan dipusatkan di Kampus STIE Bina Karya Kota Tebingtinggi.
Acara juga akan diisi dengan pemberian paket murah kepada warga kurang mampu serta penampilan budaya etnis Tionghoa dan perlombaan mewarnai, bernyanyi dan bazaar.
Berbagai kegiatan dalam rangka menyambut Hari Raya Imlek tersebut, bertujuan untuk mensosialisasikan dan melestarikan unsur budaya tradisional Tionghoa serta untuk menjalin tali silaturrahmi sesama etnis Tionghoa dan berinteraksi dengan etnis lainnya.
“Dengan perayaan Imlek ini nantinya, diharapkan dapat mewujudkan keharmonisan, kenyamanan serta kekondusifan di Kota Tebingtinggi yang multi etnis ini,†sebut Suhu.
Wali Kota Tebingtinggi pada kesempatan itu mengucapkan terima kasih sembari berharap semoga kegiatan perayaan Imlek berjalan sukses.
Umar juga meminta kepada Suhu Dharma Surya agar mendata warga kurang mampu khususnya dari etnis Tionghoa sehingga dalam kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya bisa diikutsertakan serta mendapat pelayanan yang sama.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota juga meminta agar pemasangan lampion yang dilakukan Pemko dapat dibantu organisasi etnis Tionghoa. (C19/ r)