Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 April 2026

Tiga Orang Mengaku Petugas BNN Resahkan Sejumlah Warga Babalan Langkat

- Senin, 21 November 2016 22:27 WIB
137 view
Tiga Orang Mengaku Petugas BNN Resahkan Sejumlah Warga Babalan Langkat
Babalan (SIB)- Sejumlah warga Desa Securai Selatan dan Desa Securai Utara Kecamatan Babalan Kabupaten Langkat resah akibat tindak tanduk tiga orang oknum yang mengaku dirinya petugas BNN Langkat, yang kerap melakukan penggerebekan di rumah warga. Demikian dikatakan TH Hutagaol (47) kepada SIB Minggu (20/11), dimana dirinya mengaku korban dari aksi ketiga oknum yang mengaku dari BNN Langkat,
Lebih lanjut diterangkan Hutagaol, pada Sabtu sekira dua minggu lalu, saat dirinya berkunjung ke rumah Iwan Iting warga Jalan Lama Desa Securai Utara Kecamatan Babalan Langkat, dia hendak mengajak temannya itu untuk melayat  warga yang meninggal dunia, namun naas dialaminya, berselang beberapa menit setibanya di rumah Iwan Iting, tiga oknum yang mengaku BNN Langkat melakukan penggerebekan dan penggeledahan di semua kamar rumah serta melakukan penggeledahan kepada dirinya dan kepada ketiga temannya yakni,Togok (19),Bembeng dan Sam (47).


Saat ketiga oknum yang mengaku anggota BNN ini melakukan penggerebekan dan penggeledahan, TH Hutagaol dipaksa untuk mengaku memiliki narkotika jenis sabu sabu, dan dirinya dipaksa memegang barang haram yang diambil oknum dari kantong bajunya guna difoto sebagai barang bukti, dan atas pemaksaan yang dilakukan oleh ketiga oknum yang mengaku petugas dari BNN Langkat tersebut, dirinya melakukan perlawanan sehingga dirinya lepas dari penggerebekan.

Kedua teman TH Hutagaol diborgol dan sepedamotor bebek  Suzuki Smash dibawa oleh ketiga oknum yang mengaku petugas BNN. Ironisnya sepedamotor jenis Honda supra  milik warga yang lagi parkir juga ikut dibawa, ke pasar satu Desa Securai Utara Kecamatan Babalan, yakni ke rumah salah seorang warga berinisial B, kedua orang yang ditangkap dan yang sempat diborgol tersebut dilepaskan,

Berselang dua hari, setelah penggerebekan, sepedamotor jenis honda supra milik Bembeng diminta uang tebusan Rp1,2 juta, sementara sepedamotor jenis sujuki smash milik TH Hutagaol dengan harga tebus Rp 500 ribu. Kedua sepedamotor tersebut ditebus dari tangan B, kata TH Hutagaol sembari menambahkan kalau salah seorang dari ketiga oknum yang mengaku dari BNN Langkat tersebut berinisial F, bekerja sebagai sales sebuah perusahaan rokok, dan juga keponakan kandung dari B, yang saat ini tinggal dirumah neneknya di Simpang Jalan Pasar Satu Desa Securai Utara Kecamatan Babalan,

Akibat dari penggerebekan dan penggeledahan yang dilakukan oleh ketiga oknum yang mengaku dari petugas BNN Langkat, Lemari pakaian milik Iwan Iting rusak dan kaca lemari tersebut pecah, kata istri Iwan Iting kepada SIB di kediamannya. Dia mengaku merasa dirugikan atas penggerebekan dan penggeledahan yang dilakukan ketiga oknum tersebut, diakui istri Iwan Iting, selama proses penggeledahan dirinya mendapat kata kata kotor dari ketiga oknum yang mengaku dari BNN Langkat,

Sementara itu, B saat dikonfirmasi SIB secara terpisah melalui telepon selularnya mengatakan, salah seorang dari ketiga yang melakukan penggerebekan dan penggeledahan di rumah Iwan Iting tersebut adalah keponakannya yakni berinisial F. Diakui B, kalau ponakannya tersebut adalah anggota BNN, dan kalau mengenai kedua sepedamotor tersebut dirinya tidak tahu menahu.(MP/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru