Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 08 April 2026

Jalan Menuju Lingkungan Sei Rambung Brandan Barat Bagai Kubangan Kerbau

- Minggu, 05 Februari 2017 18:53 WIB
366 view
Jalan Menuju Lingkungan Sei Rambung Brandan Barat Bagai Kubangan Kerbau
SIB/Marlon Pardede
KUBANGAN : Jalan menuju Lingkungan Sei Rambung berlubang lubang bagai kubangan kerbau.
Brandan Barat (SIB) -Jalan menuju Lingkungan Sei Rambung  Kecamatan Brandan Barat Kabupaten Langkat, sepanjang 4600 meter sangat memprihatinkan. Jalan yang sangat parah bagai kubangan kerbau  sekira 1500 M. Hal ini dikatakan Timbul Hasibuan (54) warga lingkungan Sei Rambung, Sabtu (4/2).

Lebih lanjut dikatakan Hasibuan, Lingkungan Sei Rambung telah ada sejak 53 tahun silam dan berpenduduk 23 Kepala Keluarga (KK) . "Jangankan pembangunan jalan menuju Lingkungan Sei Rambung, menikmati penerangan listrik saja warga lingkungan Sei Rambung masih dua bulan", kata Timbul.

Menurut warga, adapun perbaikan dan penimbunan batu sirtu di setiap lubang yang terdapat pada badan jalan adalah swadaya seluruh masyarakat dengan cara mengumpul dana dari para warga.

Selain itu, pengguna jalan menuju lingkungan Sei Rambung tersebut tidak hanya masyarakat sekitar, namun juga digunakan oleh pihak pemerintah yakni, pegawai Dinas Kebersihan, karena 2000 meter dari simpang lingkungan utama menuju lingkungan Sei Rambung terdapat TPA (tempat pembuangan  akhir) sampah.

Setiap harinya truk sampah  melintasi jalan tersebut menuju TPA, baik dari unit sampah Pangkalan Brandan dan dari unit persampahan dari Pangkalan Susu membuang sampah ke TPA, jalan menuju lingkungan Sei Rambung, kata Hasibuan.

Hal senada dikatakan Nasib Hasibuan (42) warga yang sama kepada SIB. Kesulitan warga dalam menggunakan jalan yang rusak  parah tersebut adalah di saat warga hendak menjual hasil panen tanaman yakni, benih padi, getah rambung, buah buahan dan TBS,

Selain itu, efek dari rusaknya  jalan tersebut adalah anak sekolah yang hendak menimba ilmu ke sekolahnya masing-masing. Warga mengaku bahwa anak - anak mereka yang setiap pagi nya berangkat ke sekolah harus membuka sepatu, dan yang lebih parah lagi, anak anak sekolah tersebut sering terlambat sampai ke sekolahnya.

Warga berharap agar  Pemerintah Kabupaten Langkat memberikan perhatian yang serius  dengan segera mungkin mengaspal jalan tersebut. (MP/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru