Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 06 April 2026

Keluarga Alm Boby Laporkan Oknum Polsekta Kotapinang ke Propam Polres Labuhanbatu

- Senin, 06 Februari 2017 19:54 WIB
287 view
Rantauparat (SIB) -Merasa ada yang janggal atas kematian Alm Bobi Syahputra Pane (30) warga Kampung Banjar I, Kelurahan Kotapinang, Kecamatan Kotapinang, Kabupaten Labusel yang hanyut di Sungai Barumun pada, Sabtu (21/1) malam lalu, pihak keluarga melaporkan salah seorang oknum petugas Polsekta Kotapinang ke Propam Polres Labuhanbatu, Kamis (2/2).

Adik kandung korban Aswin Pane sebagai pelapor dalam keterangannya kepada wartawan, Minggu (5/2) mengatakan, banyak kejanggalan dalam peristiwa hanyutnya kakak kandungnya itu. Menurutnya, salah seorang oknum polisi yang pada malam itu terlibat cekcok dengan almarhum diduga sengaja melakukan pembiaran dan tidak berupaya menolong ketika melihat korban hanyut terbawa arus sungai.

"Kasus ini sudah kami sampaikan. Tapi memang kami belum di BAP," katanya.

Diceritakan, malam itu sekira pukul 23:00, seorang petugas Polsekta Kotapinang berinisial K berpangkat Brigadir Kepala bersama seorang temannya berinisial M mendatangi Bobi yang sedang bersama sejumlah teman-temannya di tepi sungai, tepatnya di perkampungan Labuhan Lama, Kelurahan Kotapinang. Tidak jelas apa penyebabnya, oknum polisi tersebut kemudian terlibat cekcok dengan Bobi.

"Tiba-tiba saja terdengar suara tembakan dan Bobi melompat ke dalam sungai," katanya.

Nahas ternyata Bobi tidak begitu mahir berenang, sehingga dia berulang kali berteriak minta tolong, sebelum akhirnya hanyut terbawa arus sungai. Anehnya kata dia, oknum polisi tersebut tidak berusaha menolong dan justru membiarkan.

"Warga sebenarnya mau menolong, namun karena takut masih ada oknum tersebut dilokasi, mereka membiarkan saja. Tanpa merasa berdosa oknum polisi tersebut justru pergi begitu saja meninggalkan lokasi tanpa menghiraukan Bobi yang hanyut terseret arus sungai," katanya.

Parahnya lanjut Aswin, hingga Minggu (22/1) siang, tidak ada pemberitahuan dari pihak Polsekta Kotapinang maupun oknum polisi tersebut kepada pihak keluarga. Mereka justru mendapatkan informasi dari teman-teman Bobi dan warga.

"Setelah mendapatkan informasi kami minta bantuan kepada BPBD Pemkab Labusel dan barulah dilakukan pencarian. Akhirnya Bobi ditemukan pada, Senin (23/1) pagi, dalam kondisi sudah tidak bernyawa," katanya.

Disebutkan, pihak keluarga tidak terima atas perlakuan oknum polisi tersebut. Dia berharap agar oknum tersebut mendapat ganjaran, karena diduga telah menyalahgunakan kewenangan dan melakukan pembiaran terhadap orang yang sedang dalam bahaya. "Kami meminta agar Propam Polres Labuhanbatu mengambil langkah tegas. Kami juga akan melaporkan kasus ini ke Komnas HAM," katanya.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Frido Situmorang melalui Kasubag Humas Polres Labuhanbatu AKP Viktor Sibarani ketika dikonfirmasi mengatakan belum mengetahui adanya laporan dari pihak keluarga yang mengaku keberatan. Dikatakan, pihaknya akan mengecek terlebih dahulu ke Mapolsekta Kotapinang.

"Saya cek dahulu ke Polsekta Kotapinang. Bagaimana ceritanya, benar atau tidak yang dikatakan mereka, makanya saya cek terlebih dahulu," tandasnya.(D13/D19/ r)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru