Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 12 April 2026

Kasus Rabies Meningkat di Pematangsiantar

- Selasa, 07 Februari 2017 17:52 WIB
306 view
Pematangsiantar (SIB) -Dinas Kesehatan Kota Pematangsiantar mengimbau masyarakat yang memelihara hewan peliharaan (anjing) agar diperhatikan perkembangan kesehatannya. Karena kasus gigitan hewan penular rabies di Kota Pematangsiantar meningkat. Hal ini diungkapkan Plt Kadis Kesehatan melalui Kabid Pengendalian Masalah Kesehatan (PMK) Esriani SKM MKes kepada SIB, Rabu (1/2) di ruang kerjanya.

Peningkatan gigitan hewan penular rabies di Kota Pematangsiantar mencapai 20%. Pada tahun 2015 sebanyak 150 kasus, sedangkan di 2016 berjumlah 177 kasus. Pihak Dinas Kesehatan telah menyurati Dinas Pertanian agar memantau perkembangan populasi hewan peliharaan (anjing) di Kota Pematangsiantar.

"Untuk mengetahui hewan (anjing) positif rabies harus dilakukan pemeriksaan laboratorium dan bila itu positif terkena gigitan sangat berbahaya bahkan bisa mematikan," tegasnya.

Esriani mengatakan, ciri hewan penular rabies tidak mau makan, keluar lendir, tiba-tiba mau nerkam dengan ekor melingkar ke bawah, takut cahaya dan air. Dan bagi seseorang yang terkena gigitannya hampir sama juga ciri-cirinya.

Esriani menambahkan, upaya Dinas Kesehatan melakukan sosialisasi ke masyarakat dan yang terpenting kalau digigit hewan penular rabies segera cuci pakai sabun dengan air mengalir. "Bila ada kasus gigitan, segera divaksin anti rabies," tegasnya. (C10/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru