Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 07 April 2026

Dairi Kekurangan Tenaga Pendidik dan Minim Sarpras

- Senin, 20 Februari 2017 18:49 WIB
279 view
Sidikalang (SIB) -Secara keseluruhan, Kabupaten Dairi kekurangan tenaga pendidik dan minim sarana prasarana (Sarpras). Demikian juga terhadap rehabilitasi bangunan perumahan lama yang saat ini tidak berfungsi lagi. Hingga saat ini, guru sebagai tenaga pendidik masih kurang, sehingga masih ada ditemukan hanya 2 orang guru berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) di satu sekolah.

Hal itu terungkap pada rapat kerja dan koordinasi Dinas Pendidikan Kabupaten Dairi bersama para Kepala Sekolah (Kepsek) Kecamatan Tigalingga, Gunung Sitember dan Tanah Pinem di Aula SMAN 1 Tigalingga. Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Dairi Dra Rosema Silalahi, pada acara penutupan tersebut, mengharapkan peningkatan kinerja guru dan Kepsek dalam membangun pendidikan di masing-masing sekolah.

"Kita telah memberikan ilmu selama enam tahun terhadap anak didik kita, namun tidak mampu bersaing saat memasuki jenjang SMP. Hal ini perlu kita evaluasi, sehingga anak-anak kita mampu bersaing, baik tingkat kecamatan, kabupaten bahkan ke provinsi," ujarnya.

Diakui Rosema, pihaknya telah menginventarisir berbagai kekurangan tenaga guru dan Sarpras di Dairi. Menurutnya, saat ini pihaknya telah menggodok perencanaan untuk penanggulangan berbagai kekurangan tersebut. Menurutnya, kekuranan guru dan pembenahan bangunan tua di setiap sekolah, secepatnya akan ditanggulangi, Kamis (9/2).

"Kami sudah mengetahui berbagai kekurangan di Dairi, namun bukan menjadi alasan pembenaran terhadap kurangnya kinerja guru dan Kepsek. Seluruh guru dan Kepsek harus mampu melaksanakan kinerja dengan baik. Demikian juga dengan kemampuan dan kompetensi Kepsek beserta guru harus ditingkatkan, sehingga dapat memberikan mutu pendidikan kepada anak didik kita," pintanya.

Kadisdik juga menyampaikan, supaya seluruh Kepsek dapat dan mampu menciptakan suasana harmonis di sekolah masing-masing. Demikian juga dengan berbagai kebijakan untuk melakukan kutipan yang membebani orang tua, supaya ditiadakan. (B06/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru