Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 April 2026

Menambah Debet Air ke Persawahan, Irigasi Torong akan Dinormalisasikan

- Rabu, 01 Maret 2017 23:03 WIB
222 view
Tanah Karo (SIB)- Irigasi Gurukinayan yang selama ini mengairi persawahan Desa Batukarang Kecamatan Payung diperlukan potensi irigasi lain. Pasalnya debet irigasi Gurukinayan untuk mengairi areal persawahan seluas 750 Ha tidak mencukupi lagi, sehingga pola tanam padi desa Batukarang diberlakukan sistem rotasi.
Apalagi setelah terjadinya erupsi Sinabung disertai dengan banjir lahar dingin, dimusim hujan membuat areal hulu irigasi yang bersumber dari sungai Lau Borus di bawah kaki gunung Sinabung tertutup material erupsi dan banjir lahar dingin membuat saluran air irigasi kering. Demikian disampaikan Kadis PUD Karo, Paten Purba melalui Kabid Sumber Daya Air (SDA), Evariani Br Sembiring kepada wartawan, Selasa (28/2) di Kabanjahe.

Menurut Evariani, irigasi Gurukinayan terakhir ini sudah sering terganggu dan tidak berfungsi karena tertimbun pasir dan batu di pintu dam irigasi sampai ratusan meter. Akibatnya, pengairan ke persawahan Batukarang putus dan kering. Pola tanam padi sawah pun berkali-kali gagal tanam sehingga dialihkan penanaman padi sawah menjadi tanaman hortikultura. Salah satu alternatif untuk mengantisipasi hal tersebut adalah memanfaatkan potensi irigasi lain yang selama ini belum maksimal diberdayakan. Diantaranya irigasi Torong yang sumber airnya dari sungai Lau Benuken sepanjang 8 km dari hulu irigasi sampai ke saluran irigasi Batukarang.

"Irigasi Torong ini akan kita normalisasi. Tanah atau pun pasir yang menimbun saluran irigasi kita korek dan longsor-longsor kita benahi. Dengan demikian, tahun berikutnya irigasi tersebut dapat kita permanenkan sesuai dengan anggaran yang ditampung dalam APBD nanti. Irigasi ini diharapkan dapat menjadi pendamping sumber air dari irigasi Gurukinayan untuk memenuhi debet air persawahan Desa Batukarang yang konon disebut sebagai salah satu lumbung padi di Karo," ujar Evariani.

Danramil Tiganderket, Kapten Arh Erlaba Perangin-angin yang selama ini terus bersama masyarakat petani menanam padi sebagai upaya membangun ketahanan pangan di Tanah Karo merespon positif upaya PUD Karo memperbaiki irigasi Torong. Kalau nanti irigasi Torong telah berfungsi, penambahan areal penanaman padi dapat ditambah berkisar 100 hektar lagi. Sistem gantian menanam padi sawah mungkin tidak lagi terjadi. Tapi menanam serentak akan bisa dilaksanakan.

Kita harapkan perbaikan irigasi Torong ini segera terwujud. Perbaikan irigasi Tanjungmorawa Kecamatan Tiganderket yang bersumber dari sungai Lau Borus di Titi Kambing juga perlu diperbaiki mengingat potensi irigasi ini satu-satunya mengairi persawahan 450 Ha di Kecamatan Tiganderket. Sampai saat ini irigasi tersebut rusak dan tidak berfungsi. TNI siap membantu guna membangun pertanian di Tanah Karo, ujarnya. (B02/ r)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru