Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 07 April 2026

Berada di Inti Kota Balige, Kompleks Monumen DI Panjaitan Tidak Terawat

- Kamis, 02 Maret 2017 20:54 WIB
459 view
Berada di Inti Kota Balige, Kompleks Monumen DI Panjaitan Tidak Terawat
SIB/Eduwart MT Sinaga
Tak Terawat : Kompleks monumen DI Panjaitan Balige yang berada di pusat kota Balige terlihat semerawut. Selain dipenuhi sampah dan rumput yang mulai meninggi, terkesan tidak terawat. Foto dipetik, Rabu (1/3).
Tobasa (SIB)- Di tengah gencarnya Pemerintah Daerah Kabupaten Toba Samosir mempromosikan pariwisata dan juga destinasi Danau Toba melalui Badan Otorita Danau Toba, masih terlihat pusat inti kota Balige yakni kompleks monumen Pahlawan Revolusi Mayjen DI Panjaitan Balige, kondisinya memprihatinkan, karena ditumbuhi lalang dan juga banyak sampah berserakan.

Padahal, selain taman kota yang berada di inti kota Balige, di kompleks ini juga beberapa waktu yang lalu, berkantor Dinas Pariwisata Kabupaten Toba Samosir. Kondisi Kompleks yang berada di Jalan Sisingamangaraja XII -  Patuan Nagari Balige  ini, saat terlihat seperti sangat semerawut dan sangat mengganggu pemandangan.

Selain dipenuhi rumput ilalang serta sampah-sampah yang berserakan, sejumlah lampu taman sekarang ini banyak yang rusak dan berdiri juga tiang-tiang bendera yang sudah mulai tumbang.

J Naibaho salah seorang warga kepada SIB, Rabu (1/3) sangat  menyesalkan kondisi kompleks monumen DI Panjaitan ini sekarang yang memprihatinkan.  "Bisa dikatakan ini merupakan inti kota, yang banyak dilihat dan lintasi orang," sesalnya.

Selain taman yang tidak terawat, banyak sampah-sampah yang "menghiasi" kompleks ini. "Selain sampah, kesannya seperti kumuh. Apalagi kompleks ini sendiri, berada di inti kota Balige sebagai pusat ataupun ibukota Kabupaten Toba Samosir,"  kesal.

Padahal, lanjutnya,  dulu pada saat akan kunjungan Presiden ke Kabupaten Toba Samosir (Balige) dalam rangka pelaksanaan  karnaval pesona Danau Toba, hampir setiap hari, baik dari berbagai elemen masyarakat ataupun ASN yang melakukan  gotong royong ataupun pembersihan di sepanjang jalan protokol Balige ini.  Akan tetapi, saat ini, kegiatan ini sendiri sudah tidak terlihat lagi," pungkasnya.

Selain itu, pria lajang ini juga menerangkan, baru-baru ini  di kompleks ini, dulunya  berdiri  kantor milik Pemerintah Daerah Toba Samosir yakni Dinas Parawisata Toba Samosir. "Mungkin baru beberapa waktu saja mereka pindah berkantor dari sini," ujarnya.

Pantauan SIB, Rabu (1/3) terlihat di depan gedung yang dulunya merupakan kantor Dinas Pariwisata Toba Samosir, sudah dipenuhi ilalang. Selain itu, bekas-bekas tiang bendera juga terlihat sudah bertumbangan. Begitu juga dengan tanam-taman dekat tugu Monumen DI Panjaitan, juga sudah dipenuhi rumput ilalang yang sudah mulai meninggi. (F01/f)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru