Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 08 April 2026

Bendungan Jebol, Bupati Kerahkan Pejabat dan Masyarakat Bergotong Royong

- Kamis, 02 Maret 2017 21:07 WIB
455 view
Bendungan Jebol, Bupati Kerahkan Pejabat dan Masyarakat Bergotong Royong
SIB/Antoni Marpaung
gotong royong: Bupati dan Wakil Bupati (tengah) memimpin dan memantau gotong royong perbaikan bendungan Sungai Aek Bolon, Kecamatan Sinar, Rabu (1/3).
Tobasa (SIB)- Bupati Tobasa Ir Darwin Siagian, mengerahkan seluruh pejabat setingkat kepala dinas, sekretaris, Kabid dan Kasie di jajaran Pemkab Toba Samosir (Tobasa) untuk bergotong royong bersama 200 masyarakat serta para kepala desa se Kecamatan Siantar Narumonda (Sinar), Rabu (1/3).

Kerjasama bahu membahu yang juga diikuti nyonya bupati atau Ketua TP PKK Tobasa, Ritawaty Aruan, Wabup Ir Hulman Sitorus beserta isteri, Iin Ruinah, dan isteri Sekdakab, Ny Enny Arifin Silaen, ini dalam usaha memperbaiki bendungan Sungai Aek Bolon, Desa Narumonda I, Kecamatan Sinar, yang jebol akibat curah hujan yang sangat tinggi beberapa waktu lalu. Tampak juga Kadis PU, Bresman Simangunsong, memimpin langsung masyarakat melakukan perbaikan dengan menggunakan alat berat.

Perbaikan dinding bendungan yang jebol sepanjang 6 meter itu masih bersifat sementara dengan menggunakan karung berisi pasir dan bambu. Hal ini harus dilakukan karena akan memasuki musim tanam di daerah tersebut dengan luas areal persawahan sekira 242 Ha.

Bupati Darwin Siagian, didampingi Kabid Pengairan Tua Pangaribuan menjelaskan, perbaikan itu masih bersifat sementara menunggu adanya bantuan dari pemerintah pusat. Bupati menyampaikan bahwa dirinya telah menyurati pihak Balai Besar Sungai Kementerian PUPR soal kondisi bendungan, sekaligus bermohon bantuan dana untuk rehabilitasi total bendungan tersebut. "Anggaran kabupaten ini sangat terbatas sehingga kita berupaya agar pihak kementerian bisa segera memberikan bantuan," katanya.

Menurut Bupati Darwin, anggaran untuk rehabilitasi total bendungan tersebut diperkirakan sebesar Rp 4 miliar. Ia berharap agar rehabilitasi permanen ini bisa terelisasi dalam waktu dekat. "Kita sangat berharap pemerintah pusat bisa memberikan atensi terhadap kondisi bendungan ini karena menyangkut nasib ratusan masyarakat petani dan stabilisasi produksi beras di Sumut," ujarnya.

Ketua TP PKK beserta jajarannya juga berperan aktif dan secara langsung turun ke sungai membantu mengisi karung dengan isian pasir. Camat Sinar, Lahsa J Simanullang SSTP MSi, disela kesibukannya bergotong royong, kepada SIB menyampaikan bahwa dirinya mengerahkan 200 warga dari tiga desa yang secara langsung menyentuh atau ketergantungan dari air bendungan irigasi tersebut. Diperkirakan di ketiga desa itu ada seluas 242 Ha areal persawahan yang membutuhkan air dari bendungan irigasi dengan jumlah KK warga sebanyak 353 KK.

Dikatakannya perbaikan bendungan itu membutuhkan ribuan karung dan goni serta kayu bambu, dan dijadwalkan selesai Senin depan (6/3). "Kita berharap melalui gotong royong ini dapat membantu dan mengurangi beban masyarakat. Gotong royong sangat penting meningkatkan kebersamaan, baik duka maupun suka," ujar Lahsa. (BR6/d)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru