Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 09 April 2026
Lakukan Pendampingan dan Pemulihan Bagi WBP Korban Penyalahgunaan Napza

Lapas Kls II A P Siantar Jalin Kerjasama dengan Yayasan Sungai Jordan Kasih

- Jumat, 03 Maret 2017 19:30 WIB
491 view
Lapas Kls II A P Siantar Jalin Kerjasama dengan Yayasan Sungai Jordan Kasih
SIB/Meily Saragih
FOTO BERSAMA: Kalapas M Sukardi Sianturi BCIP SH MHum foto bersama dengan pimpinan Yayasan Sungai Jordan Kasih dan undangan lainnya, seusai penandatanganan perjanjian kerjasama (MoU) di Aula Lapas, Kamis (2/3).
Pematangsiantar (SIB) -Dalam upaya pendampingan dan pemulihan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) korban penyalahgunaan Napza, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kls IIA Pematangsiantar M Sukardi Sianturi BCIP SH MHum melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama (MoU) dengan pimpinan Yayasan Sungai Jordan Kasih Pdt L Tampubolon, Kamis (2/3) di Aula Kompleks Lapas  Jalan Asahan Km 6,7 Kecamatan Siantar.

Turut hadir menyaksikan MoU tersebut, KPLP Batara Hutasoit, Kabag Ops Polres Simalungun Kompol Edi B Sinaga, Kabagren Polres Kota Pematangsiantar Kompol Lamin, Mayor J Tambunan, Kasie Rehabilitasi BNN Kota Pematangsiantar Rustam Effendi, Kasie Pidum Kejari Pematangsiantar Albert Pangaribuan SH MH, Humas PN Kota Pematangsiantar Simon  Sitorus SH dan undangan lainnya juga puluhan warga binaan pemasyarakatan.

Kalapas M Sukardi Sianturi BCIP SH MHum mengatakan, tujuan  penandatanganan MoU  dengan institusi penerima  wajib lapor dalam rangka pendampingan dan pemulihan  tersebut untuk membentuk manusia mandiri dan seutuhnya serta melakukan pembinaan pada terhadap hakim.

Saat ini  kata dia penghuni lapas sudah sangat overkapasitas serta didominasi dengan penghuni penyalahgunaan narkoba. Untuk itulah juga berupaya memulihkan agar warga binaan pemasyarakatan tidak lagi tergantung dan menggunakan narkoba. Diharapkannya dengan adanya kerjasama dalam hal melakukan pendampingan dan pemulihan tersebut akan semakin mampu untuk memulihkan  dan terwujud.

Di Lapas menurutnya masih kekurangan tenaga pengamanan dimana dibutuhkan sebanyak 15 orang namun saat ini yang tersedia hanya 6 orang. Pihaknya sangat mengharapkan dukungan dan kerjasama juga bantuan tenaga pengamanan dari TNI maupun Polres Simalungun. Untuk mengalahkan narkoba sangatlah sulit, namun dengan tekad yang kuat dan bulat akan mampu untuk mengalahkannya dan meninggalkan kebiasaan tersebut.

Untuk mengantisipasi semakin maraknya penyalahgunaan dan peredaraan narkoba di Lapas, lanjut Sukardi Sianturi pihaknya tetap melakukan pemeriksaan dan penggeledahan sesuai dengan SOP baik terhadap tamu yang berkunjung termasuk juga kepada petugas, pegawai/staf. Diharapkannya agar dengan semakin maraknya peredaran dan penyalahgunaan narkoba dan sejenisnya, semua pihaknya diminta untuk menyikapinya dengan serius dan berupaya memberantas, menyikat habis. (C03/f)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru