Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 15 April 2026

DPRD Kritisi Perayaan HUT Tobasa

* Perayaan HUT Ini Seharusnya Dijadikan Momentum Promosi Potensi Wisata
- Selasa, 14 Maret 2017 21:12 WIB
293 view
Tobasa (SIB)- Sejumlah anggota DPRD Toba Samosir, menyesalkan Pemkab Toba Samosir yang tidak menjadikan perayaan Hari Jadi ke18 tahun Kabupaten Toba Samosir sebagai momentum untuk menarik sekaligus mempromosikan potensi wisata yang ada di Toba Samosir, khususnya dalam upaya mendukung program pemerintah pusat yang telah menetapkan Danau Toba sebagai  kasawan strategis nasional pariwisata.

Seharusnya melalui perayaan HUT ke-18 tahun  ini digelar dengan berbagai kegiatan khususnya kegiatan yang melibatkan masyarakat banyak, guna menarik wisatawan yang akan berkunjung ke daerah hasil pemekaran Kabupaten Tapanuli Utara ini. 

Hal itu dikatakan anggota DPRD Toba Samosir Drs Sahala Tampubolon bersama Samsudin Manurung kepada wartawan di gedung DPRD Toba Samosir, Kamis (9/3) terkait pelaksanaan perayaan HUT ke-18 tahun Kabupaten Toba Samosir.

"Kita juga sangat sesalkan, perayaan ini tidak melibatkan masyarakat banyak (Tobasa red). Bukan hanya itu, anggota DPRD Toba Samosir tidak diundang  secara resmi mengikuti syukuran hari jadi yang dilangsungkan di Pendopo rumah Dinas Bupati Toba Samosir," sesal  politis Partai Golkar dan Partai Hanura ini.
Menurut keduanya, undangan yang diberikan, hanya mengikuti paripurna  khusus DPRD Tobasa tentang Hari Jadi Toba Samosir yang diberikan Ketua DPRD.

"Untuk syukuran, kita tidak ada dapat undangan dan hanya diumumkan dari depan," sesal Sahala Tampubolon dan Samsudin Manurung seraya mengatakan bahwa DPRD tidak semua ke sana.

Selain menyesalkan, tidak dijadikannya perayaan ini sebagai momentum promosi wisata. Perayaan yang sepi  ini, tidak melibatkan  tokoh masyarakat, tokoh adat, pemuda, para perantau dan elemen masyarakat lainnya.

"Sebelum ditetapkannya Danau Toba sebagai  kasawan strategis nasional pariwisata, kita sudah merayakannya dengan melibatkan masyarakat seluruh kecamatan. Bukan seperti sekarang hanya dihadiri oleh Uspida, camat dan Pememrintah Tobasa. Ini kan bukan hanya milik pemerintah, tapi juga milik masyarakat," sesal mantan Bupati pertama Tobasa ini.

Diakui mantan Ketua DPD Partai Golkar Tobasa ini, di masa pemerintahan sebelumnya, memeriahkan HUT Tobasa, selalu diadakan kegiatan seperti pertandingan olahraga, festival seni budaya dan lainnya. "Tapi tahun ini, tidak ada, makanya sepi. Kalau alasannya untuk menghemat anggaran, tidak usah dilaksanakan. Lagian untuk mencari dana atau sponsor kan bisa kerjasama dengan melibatkan tokoh masyarakat dan pengusaha di kepanitiaan seperti dulu," katanya.

Hal yang sama dilontarkan Samsudin Manurung SH MSi, moment ini bisa dimanfaatkan, sebagai promosi wisata dan juga sosialisasi Danau Toba sebagai destinasi wisata nasional. "Melalui perayaan HUT, kita ingin promosikan potensi wisata yang ada di Toba Samosir, sebagai bagian dari promosi penetapan Danau Toba sebagai destinasi wisata," ujar mantan ketua DPD Partai Hanura Tobasa 2 periode ini.

Terkait tidak dirayakannya HUT Tobasa tidak semeriah dan juga sebesar tahun-tahun sebelumnya, Wakil Bupati Toba Samosir Hulman Sitorus pada saat syukuran di Pendopo Kantor Bupati Toba Samosir, menyebutkan, hal itu dilakukan mengingat masih baru 1 tahun pemerintahan Tobasa dibawah Bupati Darwin Siagian dan Hulman Sitorus.

"Belum banyak yang kami perbuat satu tahun terakhir ini, belum ada hasil yang siginifikan. Lantas apa yang kami beritahukan kepada masyarakat. Tapi kami yakin dan percaya, tahun depan, mudah mudahan sudah ada yang kami perbuat untuk Tobasa, kami akan laporkan ke masyarakat, tahun depan kita buat acara yang lebih baik," ujar Wabup. (F01/f)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru