Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 06 April 2026

Bangunan Embung Rusak, Warga Lau Baleng Kecewa

- Selasa, 14 Maret 2017 22:11 WIB
320 view
Bangunan Embung Rusak, Warga Lau Baleng Kecewa
SIB/Theopilus Sinulaki
TAMBAL SULAM: Bangunan Embung di Desa Airmas Kecamatan Lau Baleng yang dibangun melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) TA 2016 yang baru selesai dikerjakan akhir Desember 2016 lalu mengalami keretakan.
Tanah Karo (SIB)- Sejumlah bangunan embung di Desa Airmas, Kecamatan Lau Baleng yang seyogianya diperuntukkan untuk meningkatkan produksi pertanian ternyata hingga saat ini belum berfungsi  dan sudah mengalami kerusakan baru selesai dikerjakan akhir 2016 lalu.

Informasi yang diperoleh dari warga Arimas menyebutkan  bangunan embung Tapin Desa Airmas Kecamatan Lau Baleng yang dibangun melalui Dana Alokasi Khusus TA.2016 berbiaya Rp 199 juta kondisinya sudah mengalami keretakan di beberapa titik bangunan tersebut , kemudian diolesi dengan semen kembali supaya terlihat bagus.

Sementara informasi lainnya menyebutkan beberapa bangunan  yang dikelola Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Karo itu kurang mendapat respon dari warga yang berada di lokasi pembangunan karena tidak ada koordinasi dengan para warga. "Kami tidak mengetahui kalau akan adanya pembangunan embung", ujar T Sembiring (49) warga Desa Lau Baleng kecewa.

Kabid Perencanaan Dinas Pertanian-Perkebunan Kabupaten Karo Syarifuddin SH, Kamis (19/3) ketika  dimintai keterangan terkait bangunan tersebut mengakui  mengerjakan beberapa bangunan jalan usaha tani, DAM, long storage termasuk embung di beberapa kecamatan di Kabupaten Karo dengan sumber Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU) tahun anggaran 2016.

Ketika disinggung soal mutu dan penyelesaian pekerjaan, Syarifuddin tidak mengetahui secara jelas karena dirinya bukan pejabat pembuat komitmen (PPK). "Saya bukan menjadi PPK, silahkan tanyakan kepada PPK  " ujarnya.

Kadis Pertanian-Perkebunan Kabupaten Karo Sarjana Purba S.STP yang dihubungi melalui telephone selulernya, Rabu (8/3)  tidak banyak berkomentar. "Saya baru menjabat, saya belum mengetahuinya dan  saya akan coba tanyakan kepada pihak terkait" ujarnya. (B02/c)
 
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru