Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 06 April 2026

Debit Air Sungai Barumun Kotapinang Mengancam

- Selasa, 14 Maret 2017 22:15 WIB
411 view
Kotapinang (SIB)- Debit air Sungai Barumun Kecamatan Kotapinang Kabupaten Labusel mulai mengamcam pemukiman warga di pinggiran sungai. Dalam tiga hari terakhir, debit air di Sungai Barumun terus mengalami peningkatan.

Pengamatan SIB, debit air yang terus membesar telah menggenangi bibir sungai, bahkan sejumlah lahan perkebunan di sejumlah lokasi seperti di Desa Perkebunan Sei Rumbia, Dusun Bulu Hait Kecamatan Kotapinang mulai tergenang air yang terus membesar dalam beberapa hari terakhir.

"Sudah rata dengan bibir sungai kondisi air di Sungai Barumun. Dalam beberapa hari terakhir air terus membesar, bahkan sebahagian telah menggenangi lahan perkebunan warga. Kemungkinan curah hujan yang cukup tinggi di hulu sungai," kata pemilik kebun kelapa sawit Ikhsan kepada SIB, Senin (13/3).

Meski telah menggenangi lahan perkebunan kata dia, sebagian warga masih tetap melakukan pemanenan TBS kelapa sawit dengan menggunakan perahu.
"Sebagian ada yang masih tetap memanen buah kelapa sawit dengan menggunakan perahu, dan ada juga yang tidak melakukan panen sebelum kondisi air surut. Meskipun telah memasuki jadwal pananen,"katnya.

Kepala BPBD Kabupaten Labusel Khairil Harahap SH yang berulangkali dikonfirmasi lewat telpon selulernya terkait kondisi air di Sungai Barumun yang terus membesar dan mulai mengancam sejumlah pemukiman masyarakat enggan memberikan jawaban.

Menanggapi hal itu, Ketua Jaringan Intelektual Muda Indonesia (JIMI) Kabupaten Labusel Saiman Siregar SPd menyayangkan kurangnya perhatian BPBD Kabuapten Labusel terkait kondisi air Sungai Barumun yang terus membesar. Dikatakan, biasanya jika kondisi air Sungai Barumun membesar seperti saat ini, telah terdapat sejumlah tenda pengungsian milik BPBD Kabupaten Labusel terpasang disejumlah titik yang sewaktu- waktu dapat digunakan warga jika kondisi Sungai Barumun meluap.

"Sangat disayangkan, kondisi air sungai yang membesar seperti saat ini belum tersedia tenda pengungsian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Labusel di sejumlah tempat. Apalagi imbauan kepada masyarakat untuk tetap waspada dengan kondisi air sungai yang memungkinkan akan meluap hingga kepemukiman masyarakat seperti yang terjadi beberapa waktu lalu,"katanya. (D19/c)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru