Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 27 Oktober 2026
Ibadah Paskah PGM di Siatas Barita

Ephorus HKI : Satukanlah Hati untuk Mempererat Kebersamaan

- Senin, 17 April 2017 14:03 WIB
606 view
Ephorus HKI : Satukanlah Hati untuk Mempererat Kebersamaan
SIB/Bongsu Batara Sitompul
REMBUK NASIONAL: Temu kangen dan Rembuk Nasional di acara pembukaan Paskah PGM, Sabtu (15/4) malam di Balai Pertemuan Hotel Hineni Tarutung. Ketua Umum PGM Torang Lumbantobing bersama Ketua Umum Panitia Paskah PGM Dr Mauliate Simorangkir MM foto bersama a
Taput (SIB)- Satukanlah hati untuk mempererat  kebersamaan. Tuhan telah berbuat banyak bagi umatNya. Mulailah segala sesuatu dengan hati yang tulus dan bukan dengan keinginan pikiran. Demikian disampaikan oleh Ephorus HKI Pdt Manjalo Pahala Hutabarat MTh dalam khotbahnya di acara ibadah perayaan Paskah Pomparan Guru Mangaloksa (PGM) di lapangan Tambak Guru Mangaloksa di Siatas Barita, Minggu (16/4) pagi.

"Tanggalkanlah semua keegoisan untuk menyatukan hati. Janganlah mendua hati. Bila kita ingin membangun Bonapasogit Tapanuli Utara ini, haruslah sepaham, sepikiran dan setujuan supaya  hasilnya pun mantap. Karena itu adalah anugerah dan berkat dari Tuhan, " ungkapnya.

Ia menyatakan, Tuhan telah banyak berbuat dan kasihNya pun terus dicurahkan kepada PGM. Semua anak - anak dari  PGM harus siap rela berkorban untuk memajukan Taput lebih baik, indah dan sejahtera. Kuncinya harus  satu hati, satu jiwa dan satu pengorbanan.

Tema ibadah Paskah dikutip dari Kitab Mazmur 133 : 1 yang bunyinya, : Lihatlah, sungguh baiknya bersama - sama bila sejiwa dalam hubungan berkeluarga.
Usai ibadah, acara pun dilanjutkan dengan acara hiburan berupa lucky draw dengan beragam hadiah menarik. Setelah itu, artis Batak Marsada Band dan Siantar Re Foundation  turut menghibur para undangan yang hadir. Ribuan putra putri PGM yang hadir di   acara tersebut sangat merasa terhibur.

Di kesempatan itu turut hadir, Ketua Umum PGM Torang Lumbantobing, Ketua Umum Panitia Paskah PGM Dr Mauliate Simorangkir MM, anggota DPRD Sumut Ir Juliski Simorangkir MM, Prof Dr Himpun Panggabean MHum, AKBP Taripar Hutabarat dan  Ipan Lumbantobing. Selain itu juga beberapa  anggota DPRD Taput turut hadir yakni, Rio Succes Panggabean, Rejeki Hutabarat, Sanggam Lumbantobing dan Pitua Simorangkir.

Sementara itu, acara temu kangen dan Rembug Nasional PGM di Balai Pertemuan Hotel Hineni Tarutung, Sabtu (15/4) malam sekira pukul 20.00 WIB juga berlangsung meriah. Acara  itu merupakan bagian dari agenda Paskah PGM dan berakhir sampai pukul 23.30 WIB.

Di acara tersebut juga hadir, Anggota DPRD Sumut Ir Juliski Simorangkir MM, Prof Dr Himpun Panggabean MHum, Ir Sanggam Hutapea MM, Ir Henry Hutabarat, AKBP Taripar Hutabarat, Ipan Lumbantobing, Binsar Lumbantobing, Simon Lumbantobing, Wakil Ketua DPRD Taput Fatimah Hutabarat, dan  beberapa Anggota DPRD Taput yakni, Rio Succes Panggabean, Rejeki Hutabarat, Sanggam Lumbantobing, Jonggi Lumbantobing dan Pitua Simorangkir.

Di acara tersebut, Ketua Umum PGM Torang Lumbantobing dalam sambutannya menyampaikan, suatu kebanggaan yang luar biasa PGM bisa bersatu kembali. Ia mengungkapkan, tujuan temu kangen dan Rembug Nasional ini merupakan wujud untuk menyatukan buah pikiran dari semua putra - putri PGM baik yang ada di bonapasogit maupun di perantauan.

" Marilah kita sumbangkan buah pikiran kita untuk membangun bonapasogit Tapanuli Utara tercinta ini. Kalau pun dulu kita ada perbedaan, itu dululah. Kalau sekarang, marilah kita satukan buah pikiran kita. Kalau bisa satu visi misi untuk membangun, " ungkapnya.

Hal yang sama juga disampaikan dari anak rantau  PGM Prof Dr Himpun Panggabean MHum didalam sambutannya. Ia menegaskan, berorganisasi adalah sifat kemanusian. Perlu diingat, yang paling hebat dalam berorganisasi adalah suku Batak.

"Salah satu organisasi khususnya organisasi marga akan langgeng bila terjalin sikap ketulusan hati dan kebersamaan. Ke depannya, perkumpulan PGM ini tidak hanya memikirkan ke solidan dalam berorganisasi saja, tetapi harus memikirkan membangun bonapasogit ini lebih baik dari yang sekarang, " tuturnya.
Kemudian juga, AKBP Taripar Hutabarat juga menyampaikan, di tubuh PGM ada  aspek yang belum terwujud yakni kebersamaan. Makanya, ia mengharapkan, PGM harus bersatu.

"Puji syukurlah diadakan acara Paskah PGM ini dan moment ini merupakan suatu konsep untuk menyatukan. Kalau kita bersatu, apapun akan bisa kita capai. Marilah kita satukan prinsip untuk mewujudkan kemajuan. Kalau kita tidak bersatu, kemajuan itu tidak akan tercapai. Karena PGM sejak dulu dikenal mempunyai prinsip untuk maju, " ujarnya.

Selain itu juga, Simon Lumbantobing juga menyampaikan, berbicara kebersamaan banyak pesan dari para lelehur Batak yakni, "pantun hangoluan tois hamagoan". Dan itu pesan yang sangat penting diterapkan di tubuh PGM.

" Sekarang bagaimana kita harus bersatu. Semuanya itu harus dimulai dari diri sendiri dan mari kita lakukan itu dengan hati yang tulus untuk mewujudkan mimpi PGM. Sekarang ini, kita perlu mensyukuri apa yang telah diberikan Tuhan kepada kita sebagai orang Batak, " imbaunya.

Di akhir acara, Wakil Bupati Taput yang sekaligus sebagai Ketua Umum Panitia Paskah PGM Dr Mauliae Simorangkir MM menyampaikan, dirinya sangat mengapresiasi atas semua perhatian PGM baik yang ada di bonapasogit maupun di perantauan.

" Tujuan acara Paskah ini diselenggarakan untuk mempererat kebersamaan dan silahturahmi dari marga PGM baik yang ada di bonapasogit maupun di perantauan. Kita juga sangat berharap, PGM tetap bersatu dalam menyamakan keberagaman, " ungkapnya. (G03/c)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru