Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 28 Juni 2026

Anak Punk dan Petugas Satpol PP Adu Jotos di Taman Bunga Pematangsiantar

- Kamis, 06 Juli 2017 23:03 WIB
524 view
Pematangsiantar (SIB)- Seorang anak punk, Arul Avanza Hutabarat (25) mengalami luka koyak pada bagian kepala, diduga dipukuli petugas Satpol PP saat melakukan penertiban di kawasan Taman Bunga P Siantar, Rabu (5/7) sekira pukul 11.00 WIB.

Insiden itu mengakibatkan Arul yang tinggal di Jalan Medang Gang Keluarga, Kecamatan Tapian Dolok Simalungun mengalami luka koyak di bagian kepala. Sedangkan seorang petugas Satpol PP, B Aritonang kaki kanannya bengkak setelah keduanya adu jotos di kawasan Taman Bunga Pematangsiantar.
Tak terima dengan tindakan petugas Satpol PP, Arul dan teman-temannya mendatangi Polres Siantar, Rabu (5/7) siang guna melaporkan kejadian yang dialaminya.

Arul menceritakan, sebelum kejadian dia dan teman-temannya sedang makan di Taman Bunga, tiba-tiba petugas Satpol PP mendatangi mereka. "Kami dipaksa keluar dari taman. Padahal kami sudah minta tolong supaya petugas bersabar lantaran kami masih makan, tak taunya mereka tetap maksa dan memukulku dan seorang temanku," terangnya.

Pria ini pun melakukan perlawanan sampai akhirnya petugas terdesak dan meninggalkan lokasi. Beberapa menit kemudian, petugas balik lagi ke Taman Bunga dan melakukan penyerangan. "Tadinya kami sangka uda selesai masalah, tak taunya mereka datang lagi dan menyerang kami. Kepala ku koyak dan kepala teman ku juga bengkak, saya tak terima makanya saya laporkan ke polisi," terangnya.

Kanit SPKT Iptu P Nainggolan membenarkan korban Arul dan temannya datang melapor ke Polres Siantar lantaran diduga dikeroyok petugas Satpol PP. "Korban kita arahkan membuat laporan ke Polsek Siantar Barat lantaran lokasi TKPnya di sana," ucap Nainggolan.

Di tempat terpisah, Kepala Satpol PP Kota Siantar Robert Samosir ketika dikonfirmasi lewat via selular, Rabu (5/7) sore menerangkan, awalnya petugas Satpol PP hendak melakukan penertiban di kawasan Taman Bunga lantaran Pj Wali Kota hendak Sidak ke lokasi taman.

Namun kata dia, ada gerombolan anak punk, petugas menyarankan agar mereka keluar dari taman, tetapi mereka tak terima justru melawan petugas dengan cara memukul seorang anggota Satpol PP.

"Satpol PP awalnya melakukan penertiban di Taman Bunga, spontan anak punk yang disuruh keluar tak terima dan melakukan pemukulan kepada petugas, bukan anggota Satpol PP melakukan pemukulan duluan tapi anak punk. Karena dipukul duluan, petugas lain pun ikut membantu namanya menjalankan tugas, anggota kita pun satu orang terluka dan sudah di Polres Siantar, gimana solusinya nanti kita tunggu dari kepolisian," ucapnya. (D11/q)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru