Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 13 September 2026

DAS Sibuluan Belum Diperbaiki, Gedung Sekolah HKBP Sibuluan Kembali Terancam Ambruk

- Senin, 10 Juli 2017 19:08 WIB
361 view
DAS Sibuluan Belum Diperbaiki, Gedung Sekolah HKBP Sibuluan Kembali Terancam Ambruk
SIB/Helman Tambunan
TERGERUS ARUS: Gedung Sekolah HKBP Sibuluan tampak rusak dibagian pondasi dan lantai karena tanah dasarnya tergerus arus Sungai Sibuluan, Sabtu (8/7).
Sibuluan (SIB)  -Sulit memahami  mengapa gedung sekolah milik HKBP di Kelurahan Sibuluan,  Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, "terbiarkan" ambruk. Padahal, sebelum ambruk sudah ada tanda-tanda keretakan akibat tanah dasarnya tergerus Sungai Sibuluan.

Sekolah yang sudah menamatkan ratusan anak sejak dibuka tahun 2010 lalu terlihat sudah ambruk satu ruangan kelas dan beberapa ruangan lagi tinggal menunggu waktu untuk tumbang. Pasalnya sebagian pondasi dan lantainya sudah tergerus air. Besar kemungkinan bila Sungai Sibuluan banjir lagi maka sekolah tersebut pun ambruk.

Seyogianya, penanganan Daerah Aliran Sungai (DAS) Sibuluan merupakan tanggungjawab Dinas pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Sumatera Utara Unit Pelaksana Teknis Sibundong Batangtoru, yang berkantor di Jalan GM Panggabean No 50 Pandan, Tapanuli Tengah.

Namun tidak jelas alasan mengapa DAS Sibuluan yang sudah 3 tahun lebih menimbulkan kerusakan belum terlihat ditangani hingga sekarang. Padahal, akibat erosi yang ditimbulkan telah merusak tanggul dan rumah-rumah penduduk hingga sekolah aset HKBP. Bahkan Jembatan Sibuluan satu-satunya akses jalur Pantai Barat Sumatera Utara, sudah mulai terkena imbas sebagaimana tanggul sungai di dekat jembatan tampak erosi.

Sekarang jadi muncul pertanyaan di masyarakat awam apakah masih harus menunggu kerusakan yang lebih parah baru DAS Sibuluan baru ditangani? "Ini kita yang tidak habis pikir, padahal pengusulan penanganan sungai sudah 3 tahun lebih sejak masa Bupati Raja Bonaran Situmeang," kata Simon Sihombing, warga Sibuluan kepada SIB.

Pendeta HKBP Resort Sibuluan Pdt Saut Sinaga STh yang dihubungi SIB, Minggu (9/7), mengatakan sudah melakukan berbagai upaya supaya DAS Sibuluan diperbaiki pemerintah.  Pendeta yang saat dihubungi SIB sedang kunjungan kasih bersama Paduan Suara Ama (koor) ke HKBP Tano Batak Pekanbaru, juga mengatakan sudah menyampaikan usulan tersebut ke anggota DPRD Sumut Aduhot Simamora.

Beberapa waktu lalu juga anak-anak Sekolah Dasar (SD) Yayasan HKBP Sibuluan sudah melakukan aksi keprihatinan dengan membentangkan beberapa poster yang ditujukan kepada Presiden Jokowi, supaya segera memperbaiki DAS Sibuluan, sehari pasca satu unit gedung sekolah ambruk pada 5 Januari 2017 lalu.

Namun,  kata pendeta,  informasi yang diperoleh dari Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah pekerjaan normalisasi sungai dan pembuatan dek penahan di DAS Sibuluan akan dilaksanakan tahun 2017 ini. "Informasi yang saya terima akan dikerjakan tahun ini dan anggarannya sudah ditampung pemerintah pusat, Kementerian PUPR," kata Saut Sinaga, sembari menyampaikan terimakasih kepada liputan SIB selama ini.

Hal senada juga disampaikan Kepala UPT PSDA Sibundong Batangtoru yang baru pindah ke Pulau Nias, Panahatan Sirait kepada SIB mengatakan, bahwa anggaran penanganan DAS Sibuluan akan segera ditangani,  dan anggarannya sudah ditampung pemerintah pusat. (G05/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru