Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 06 September 2026

Perbaikan Irigasi Tanjungmerawa dan Pembangunan Sabo Dam Terancam Gagal

* Bupati Tinjau Zona Merah Sinabung
- Jumat, 03 November 2017 20:38 WIB
328 view
Perbaikan Irigasi Tanjungmerawa dan Pembangunan Sabo Dam Terancam Gagal
SIB/Theopilus Sinulaki
TINJAU : Bupati Karo Terkelin Brahmana didampingi Kapolres AKBP Rio Nababan, Kasdim 0205/TK Mayor Inf A Sidauruk dan pimpinan lainnya, Rabu (1/11) meninjau zona merah Desa Berastepu, Kecamatan Simpangempat.
Tanah Karo (SIB) -Perbaikan irigasi Tanjungmerawa yang mengaliri persawahan 7 desa yang sudah kering sejak erupsi sinabung kembali teracamcam gagal. 
Bupati Karo Terkelin Brahmana  didampingi Kadis PU Karo, Paten Purba, Camat Tiganderket Sukur S Brahmana, Danramil Tiganderket, Kapten Arh Erlaba Perangin-angin bersama sejumlah kepala desa, Rabu (18/10) lalu, meninjau ke hulu irigasi yang kering sejak 2010 itu.

Bupati Karo  didampingi Camat Tiganderket, Sukur S Brahmana dikonfirmasi saat meninjau sejumlah daerah zona merah erupsi Sinabung, Rabu (1/11) membenarkan perbaikan irigasi Tanjungmerawa tertunda akibat jalan untuk memasukkan alat berat ke hulu irigasi ruas sungai Lou Borus belum diijinkan masyarakat desa Perbaji. Menurut camat masyarakat yang terkena lahan miliknya dilewati alat berat meminta ganti rugi. "Saat ini sudah kita lakukan pendekatan dengan masyarakat tersebut agar diizinkan alat berat melewati lahan pertaniannya menuju hulu irigasi Tanjungmorawa," sebutnya.

Sementara kesepakatan masyarakat Desa Perbaji dengan pihak PT PP untuk melakukan pembangunan sejumlah Sapo-dam (pengendali banjir lahar dingin erupsi Sinabung) dari Kementerian PU-PR di wilayah desa Perbaji Kecamatan Tiganderket, maupun di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Lou Borus terancam gagal.
Saat ini beberapa Sapo-dam sudah dikerjakan dari kaki gunung Sinabung menuju DAS Sungai Lou Borus di pangkal jembatan Kite Kambing perbatasan wilayah Kecamatan Payung dan Kecamatan Tiganderket. Namun penambahan beberapa bangunan Sapo-Dam yang diprogramkan dilaksanakan 2018 di DAS sungai Lou Borus yang umumnya telah ditutupi material batu-batuan dari hulu sungai Lou Borus, kembali ditolak masyarakat walaupun sebelumnya telah ada kesepakatan dengan masyarakat, tidak keberatan pembangunan Sapo-dam di areal pertanian yang terkena pembangunan Sapo-dam.

Tinjau zona merah erupsi Sinabung
Bupati Karo didampingi Wakil Bupati Karo Cory S Br Sebayang, Kapolres Karo AKBP Rio Nababan, Kasdim 0205/TK Mayor Inf A Sidauruk, Danramil Tiganderket Kapten Arh Erlaba Perangin-angin, Kepala BPBD Karo Martin Sitepu, Asisten I Suang Kaor-karo, Camat Tiganderket Sukur S Brahmana, Camat Payung Jepta Tarigan dan sejumlah pejabat lainnya, Rabu (1/11) meninjau sejumlah desa masuk zona merah.  Bupati tetap mengimbau agar masyarakat tidak sekali-kali memasuki zona merah karena erupsi Sinabung tetap terjadi dan belum ada tanda-tanda berhenti. (B01/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru