Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 30 Oktober 2026

101 Petani Eks PIR Lokal Langkat Terima Dana Hibah Replanting Rp 25 Juta / Hektar

- Senin, 27 November 2017 21:27 WIB
588 view
101 Petani Eks PIR Lokal Langkat Terima Dana Hibah Replanting Rp 25 Juta / Hektar
Langkat (SIB) -Sebanyak  101 petani  sawit eks PIR Lokal di  Langkat akan menerima bantuan anggaran peremajaan sawit (replanting)  tahun 2017  dari pemerintah pusat melalui Dinas Perkebunan Provinsi Sumut.  Penyerahan bantuan dana hibah sebesar Rp 25 juta  per hektare  itu dilakukan setelah Tim Ditjen Perkebunan Kementerian Pertanian turun melakukan verifikasi baru baru ini..

"Bantuan  itu akan diserahkan melalui rekening BRI oleh pemerintah pusat yang dijadwalkan  diresmikan  oleh Presiden  Jokowi  di  Dolokmasihul Serdangbedagai Senin (27/11)", sebut Kadis Pertanian dan Ketahanan pangan Ir Nasiruddin melalui telepon selularnya ,Minggu (26/11).

Diakuinya, bantuan petani sawit  tersebut merupakan  upaya pemerintah menyahuti keluhan petani yang selama ini terpuruk,  karena tidak mampu mereplanting  tanaman pohon kelapa sawit  yang umumnya berusia mencapai  37 tahun lebih. Seperti lahan eks Perkebunan Inti Rakyat  (PIR) di bawah naungan kelompok KUD Harta Kecamatan Selesai, Langkat.

Diakui Nasiruddin,  bantuan hibah peremajaan sawit kepada 101 petani sawit  Langkat yang pertama dengan luas lahan mencapai 240 Ha dan setiap hektaranya petani akan memperoleh bantuan modal peremajaan sawit sebesar Rp 25 juta. Bantuan itu diharapkan dapat membantu modal petani dalam menopang peremajaan lahan sawitnya.  .

"Ini tahap pertama dan tahap kedua Pemkab Langkat telah mengajukan 400 Ha lagi dan saat ini  pihaknya terus menyusun  calon petani dan calon lahan  (CPCL) pemilik lahan lainnya yang memang sesuai dengan petunjuk teknis pemerintah pusat, yakni pemohon memiliki sertifikat lahan", sebutnya.

Sementara itu, Ketua KUD Harta Drs  H Sarikat Bangun ketika ditanya wartawan mengaku, anggota petani sawit eks PIR Lokal  tergabung dalam kelompok KUD Harta akan menerima dana hibah dari pemerintah pusat. Namun jumlah petani yang akan  mereplanting kebunnya masih minim, sesuai yang diajukan ke Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan selama ini  sebanyak 4625 Ha dengan jumlah peserta 2312 orang.

"Ya kita bersyukur  pemerintah pusat telah merespon keluhan petani walau belum seluruhnya. Selain bantuan simbolis uang, petani akan memperoleh bibit jagung sebagai tanaman sela  nantinya",sebut Sarikat Bangun  yang merupakan Ketua Dekopinda Langkat  sekaligus anggota DPRD Langkat itu pada wartawan via telepon selularnya Minggu  (26/11). (A-26/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru