Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 24 Oktober 2026

Penyandang Cacat dari Humbahas Diberangkatkan Jalani Operasi ke Siantar

- Senin, 19 Februari 2018 22:27 WIB
493 view
Penyandang Cacat dari Humbahas Diberangkatkan Jalani Operasi ke Siantar
SIB/Dok
DIBERANGKATKAN: Para penyandang disabilitas diabadikan bersama keluarga dan perwakilan dari Pemkab Humbahas di sela pemberangkatan ke Yayasan Rumah Sakit Harapan Jaya-Siantar, Minggu (18/2).
Humbahas (SIB) -Sembilan penyandang cacat tulang dari Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) diberangkatkan untuk menjalani operasi di Rumah Sakit Harapan Jaya, Pematangsiantar. Pemberangkatan penyandang cacat itu dipusatkan dari rumah singgah pelayanan penyandang cacat, Desa Sihite, Kecamatan Doloksanggul, Kabupaten Humbahas, Minggu (18/2).

Pemberangkatan itu dihadiri Ketua TP PKK Humbahas diwakili Ny Rommel Silaban, Kabid Pelayanan dan Rehabilitasi Dinas Sosial, Serinaya Tinambunan dan lainnya.

Pemkab Humbahas melalui TP PKK mengatakan pihaknya hanya bisa memfasilitasi pengangkutan untuk pemberangkatan kaum penyandang disabilitas ke yayasan Rumah Sakit Harapan Jaya. "Mudah-mudahan dengan operasi ini menjadi perpanjangan Tuhan untuk beroleh kesembuhan. Para keluarga dan penyandang cacat harus tetap tegar dengan iman yang teguh. Sebab tidak ada yang mustahil bagi Tuhan," tukas Ny Rommel.

Ketua Pusat Informasi Pelayanan dan Rumah Singgah Penyandang Cacat (PIP-RSPC) Humbahas, Lasmawati Sihite didampingi Sekretaris St Hotman Hutagalung serta relawan Sulastri Manullang kepada wartawan mengatakan, penyandang cacat tulang yang diberangkatkan menjalani operasi  ke Yayasan Rumah Sakit Harapan Jaya-Siantar, seyogiyanya sepuluh orang. Namun karena satu orang kondisi kurang fit sehingga yang diberangkatkan sembilan orang.

Dia mengatakan, kesembilan penyandang cacat tersebut merupakan warga Humbahas dari beberapa kecamatan di daerah itu. Penyandang cacat tersebut merupakan gabungan mulai dari anak-anak hingga dewasa.

Katanya lagi, penyandang cacat tulang yang diberangkatkan tersebut merupakan sebagian kecil dari penyandang cacat di Humbahas. "Secara umum jumlah penyandang disabilitas yang kita data di Humbahas sekitar 300 orang lebih. Namun sebagian sudah mulai berkurang dari tahun ke tahun, sebab penyandang disabilitas tadi sudah beroleh kesembuhan bahkan sudah dimandirikan. Melalui operasi tulang di Yayasan Rumah Sakit Harapan Jaya-Siantar, beroleh kesembuhan," tukasnya.

Ditanya dana untuk operasi tulang itu, Lasmawati menjawab pihak Yayasan tidak memberikan pelayanan gratis namun setidaknya ada partisipasi dari pihak keluarga. "Mereka tidak mematok biaya untuk operasi namun harus ada partisipasi keluarga penyandang cacat," ungkapnya.

Martin Lumban Gaol (18), warga Pollung, penyandang disabilitas kepada wartawan mengaku optimis bebas dari cacat tulang. "Karena penyakit ini, saya terhalang untuk mengenyam pendidikan formal. Saya hanya sempat TK satu tahun. Dengan operasi ini, saya berharap beroleh kesembuhan. Sebab saya ingin bekerja secara normal sebagaimana saudara-saudara," katanya optimis. (BR8/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru