Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 13 Maret 2026

Puluhan Warga Unjuk Rasa ke Kejari Simalungun

- Selasa, 07 Agustus 2018 20:24 WIB
272 view
Puluhan Warga Unjuk Rasa ke Kejari Simalungun
Simalungun (SIB) -Puluhan warga mendatangi kantor Kejari Simalungun, Senin (6/8). Para pengunjukrasa melalui kordinator Forum Orang Miskin Lipen Simanjuntak meminta agar kejaksaan mengusut tuntas dugaan korupsi di PDAM Tirta Lihou Simalungun yang merugikan rakyat mencapai Rp 5,5 miliar.

Para pengunjukrasa diterima oleh Kasi Intel diwakili Christianto Situmorang SH. Setelah menerima statement dari pengunjukrasa, Christianto berjanji akan menindaklanjuti permintaan tersebut dan dengan tertib para pengunjukrasa meninggalkan kantor jaksa tersebut.

Sebagaimana disebutkan di dalam statement pengunjukrasa, pemerintah pusat telah mengucurkan dana hibah air minum untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) untuk Kabupaten Simalungun melalui APBN 2017 senilai Rp 3,5 miliar dan dana penyertaan Pemkab Simalungun Rp 2 miliar.

Menurut pengunjukrasa, sebanyak 1362 pelanggan sebagai penerima manfaat Dana Hibah MBR tetap dilakukan kutipan Rp 1,5 juta per pelanggan. Sehingga dana yang cukup besar yang dikucurkan pemerintah bagai tidak ada manfaatnya bagi masyarakat miskin.

Forum Orang Miskin meminta, 1 Usut tuntas dugaan korupsi  dana hibah air minum MBR tahun 2017 dan dana penyertaan APBD Simalungun, 2 Kembalikan kutipan Rp 1,5 juta per pelanggan bagi penerima dana hibah MBR, 3 Tangkap dan adili pelaku koruptor dan pungli di PDAM Tirta Lihou dan 4 Tinjau kembali serta verifikasi calon direksi yang diduga terlibat dalam dugaan korupsi dana hibah MBR.

Kasi Intel Kejari Simalungun Robinson Sihombing SH ketika dikonfirmasi wartawan terkait kedatangan pengunjukrasa tersebut, mengatakan, pihaknya sedang giat melakukan penyelidikan atas dugaan penyimpangan dana hibah pada PDAM Tirta Lihou. "Sedang tahap LID yakni pengumpulan keterangan dan data," sebut Robinson. (D02/f)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru