Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 24 Agustus 2026

Pemkab Asahan Tolak Sebagian Anggota KSPSI Ikuti Upacara HUT ke-73 RI

- Senin, 20 Agustus 2018 18:42 WIB
295 view
Kisaran (SIB) -Upacara memperingati HUT ke-73 RI Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan menolak sebagian anggota Konferderasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Asahan untuk mengikuti upacara. Penolakan itu dengan alasan terlalu ramai sehingga dapat menimbulkan kemacetan saat upacara selesai.

Ketua KSPSI Asahan yang juga anggota DPRD Sumut Syamsul Bahri Batubara mengaku kecewa melihat tindakan Pemkab Asahan yang menolak ratusan anggota KSPSI yang dipimpinnya dari 25 kecamatan di Asahan. "Saya sangat kecewa melihat perbuatan Pemkab Asahan yang menolak sebagian anggota untuk mengikuti upacara kemerdekaan," katanya kepada SIB, Jumat (17/8).

Samsyul menjelaskan, kejadian itu sangat tidak bermoral, sebab tidak ada diatur dalam undang- undang mengenai jumlah kehadiran orang atau massa yang mau mengikuti upacara kemerdekaan. "Ini perlu dievaluasi dan akan saya bicarakan masalah ini kepada petinggi di Asahan. Siapa yang harus bertanggung jawab dengan kekecewaan keluarga besar KSPSI ini? Kalau begini dibuat mereka, kita akan deponir apapun terjadi,"tegas Syamsul.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Asahan Taufik ZA Siregar dikonfirmasi mengenai massa KSPSI yang ditolak  mengikuti upacara mengatakan, massa KSPSI tidak ditolak, namun diminta agar tidak semua ikut  untuk menghindari macet di jalan lintas usai upacara, karena masyarakat juga akan melakukan sholat Jumat di Mesjid Agung Bakre. 

"Lapangan upacara kita dekat masjid, maka dari itu kita kurangi massa dari KSPSI agar terhindar dari kemacetan saat usai upacara. Untuk itu saya sampaikan minta maaf  kepada pak Samsyul, karena pemberitahuan ini tidak ada," katanya.

Sementara itu, upacara peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan di Alun - alun Kota Kisaran,Jumat (17/8), berjalan sukses dan meriah. 

Bupati Asahan  H Taufan Gama Simatupang,  bertindak sebagai inspektur upacara yang diawali dengan pembacaan naskah Proklamasi oleh Ketua DPRD Asahan H Benteng Panjaitan. 

Upacara diikuti Wakil Bupati Asahan, Forkopimda  beserta seluruh jajarannya, anggota DPRD  Asahan, Sekda beserta OPD, Ketua TP PKK  Asahan, Camat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, veteran serta ribuan warga yang ingin menyaksikan prosesi penaikan Bendera Merah Putih. (E06/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru