Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 30 Januari 2026

Dukung Zero Narkoba, Lapas Narkotika Langkat Dikunjungi Sekjen DPP GAN Indonesia

- Sabtu, 25 Agustus 2018 22:58 WIB
469 view
Dukung Zero Narkoba, Lapas Narkotika Langkat Dikunjungi Sekjen DPP GAN Indonesia
SIB/Dok
KUNJUNGI: DPP Gerakan Anti Narkoba (GAN) Indonesia dan Seniman Gerakan Anti Narkoba (SEGAN) Sumut mengunjungi Lapas Narkotika Langkat sekaligus mengecek salah satu ruangan sel yang dituding memiliki fasilitas mewah, Jumat (24/8).
Langkat (SIB) -Untuk mendukung program  zero narkoba, Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Klas III Langkat menerima kunjungan DPP Gerakan Anti Narkoba (GAN) Indonesia dan Seniman Gerakan Anti Narkoba  (SEGAN) Sumut di ruang Kalapas, Jumat (24/8).

Dalam kunjungan lembaga yang konsern program rehabilitasi pecandu narkotika itu  dilanjutkan dengan pengecekan  ruangan sel tahanan bersama sejumlah wartawan cetak dan elektronik. Termasuk ruangan kamar yang memiliki fasilitas mewah AC, dispenser dan lainnya seperti diungkapkan di media sosial, ternyata tidak ada.

"Seperti yang kita lihat sendiri, kamar tidak ada diubah. Mungkin ada yang kurang senang dengan saya melalui  berbagai cara memfitnah.  Cobaan ini memotivasi saya untuk menzerokan Lapas dari narkoba," sebut Kalapas Narkotika Langkat Bahtiar Sitepu di hadapan Sekjen DPP GAN Indonesia, Zulkarnain Nasution dan Ketua SEGAN Sumut, Ardhi Country.

Bahtiar Sitepu didampingi  Zulkarnain Nasution dan Ardhi Country memastikan, di Lapas Narkotika tidak ada ditemukan  sel mewah. Bahkan menurut Zulkarnain Nasution ruangan kamar Lapas Narkotika di Blok T3 itu tidak ada apa-apanya dibanding ruangan program rehabilitasi pecandu di sejumlah Lapas yang ditanganinya.

Sebelumnya Sekjen DPP GAN Indonesia Zulkarnain Nasution yang dikenal memiliki Sibolangit Centre dan Pusat Informasi Masyarakat Anti Narkoba Sumut (Pimansu), siap untuk bekerjasama dengan Lapas Narkotika Langkat, baik untuk program rehabilitasi sehingga gerakan untuk menzerokan Lapas atau memulihkan dari pecandu narkotika akan efektif.

"Pecandu narkoba akan berupaya mencari cara untuk memperoleh tapi bila mereka sudah terbina dan terbimbing  mereka dapat pulih kembali dan menjadi contoh napi lain dan seterusnya," sebut Zulkarnain Nasution mencontohkan keberhasilan program rehabilitasi, sehingga penjara narkotika di Belanda nihil tahanan dan gedung tahanan disewakan untuk negara lain. (A-26/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru