Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 21 September 2026

Pembukaan Jalan Nasional Sirombu-Afulu, Informasi PPK dan Rekanan Berbeda

- Selasa, 18 September 2018 19:25 WIB
360 view
Pembukaan Jalan Nasional Sirombu-Afulu, Informasi PPK dan Rekanan Berbeda
Warmen Sinaga
Nias Barat (SIB) -Pembukaan jalan nasional yang sebelumnya ditargetkan 42 Km, tahun ini yang dikerjakan hanya 22,80 Km, dan akan dilanjutkan pada tahun depan. Hal itu disampaikan Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional II (BBPJN II) melalui PPK 15 Warmen Sinaga, Senin (17/9), menanggapi berita SIB yang terbit sebelumnya soal pembukaan jalan yang tidak sesuai sosialisasi.

Warmen  mengatakan, pembukaan jalan dikerjakan sesuai lahan yang sudah diserahkan, namun tidak dijelaskan item dan spesifikasi pekerjaan di lapangan. "Dikerjakan sesuai lahan yang sudah diserahkan dan desain," katanya.

Sedangkan rekanan dari PT Mandiri Tunas Djaya Gemilang, J Sitorus, di hari yang sama menyampaikan informasi berbeda. Menurutnya, kontrak tidak menentukan panjang jalan yang akan dibuka, karena sistem unit price. "Kita mengacu pada kontrak yang ada. Jadi berapa yang terserap anggaran di lapangan itulah yang dibayarkan," katanya.

Pihaknya pun tidak mengetahui sisa anggaran untuk bangunan pendukung lainnya seperti penimbunan dan pembuatan box culvert sebelum dibuat mutual check nol (MC O%). " Belum selesai MC nol kita, jadi belum tahu sisa anggaran pembukaan jalan dan penimbunan. Sisanya itu nanti di CCO kan ke box culvert," terangnya.

Keterangan yang tidak sinkron ini menjadi sumber penafsiran berbeda-beda di masyarakat sehingga menilai lemahnya konsistensi program pembukaan jalan sesuai yang disosialisasikan. Warga, Melinus menilai ada ketidakseriusan dalam pelaksanaan pembangunan.

"Masa keterangan PPK dan rekanan berbeda. Lalu mereka tidak mau memaparkan spesifikasi yang akan dikerjakan dengan alasan kontrak sistem unit price, padahal sudah jelas anggaran tertera di plank proyek Rp 22,99 miliar. Kami meminta kedua pihak bekerja serius," katanya. Ia pun berharap fungsi pengawasan dapat ditingkatkan pada proyek tersebut karena menyangkut kebutuhan masyarakat banyak. (Dik-SN/f)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru