Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 17 Februari 2026

Dinas PKP Sumut Bangun Jalan Perumahan Sriwijaya Tanjungbalai

- Minggu, 30 September 2018 19:30 WIB
478 view
Dinas PKP Sumut Bangun Jalan Perumahan Sriwijaya Tanjungbalai
SIB/Usni Pili Panjaitan
BANGUN JALAN: Sejumlah pekerja menghampar material base course proyek pembangunan jalan beton di Perumahan Sriwijaya Tanjungbalai, Rabu (12/9).
Tanjungbalai (SIB) -Wujudkan lingkungan sehat, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Sumatera Utara (PKP Provsu) merealisasikan pembangunan jalan di Perumahan Sriwijaya Kota Tanjungbalai, Selasa (18/9).

Dinas PKP Sumut, mengalokasikan anggaran pembangunan prasarana sarana dan fasilitas umum (PSU) di kawasan perumahan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Kota Tanjungbalai, senilai Rp1,9 miliar lebih dari dana APBD Sumut TA2018.

Anggaran tersebut dilaksanakan CV Firami Putra selaku pemenang tender kegiatan. Perwakilan pelaksana kegiatan, Rahmat kepada SIB, Selasa siang, mengatakan kegiatan pembangunan PSU di Tanjungbalai berlangsung di beberapa lokasi perumahan, termasuk Perumahan Sriwijaya Jalan Sriwijaya Kelurahan Pahang, Kecamatan Datuk Bandar.

"Ada tiga jalan perumahan termasuk di perumahan ini (Sriwijaya), "kata Rahmat menjelaskan.

Warga Perumahan Sriwijaya kepada SIB, Selasa (18/9) mengapresiasi perhatian Dinas PKP Sumut yang merealisasikan proyek PSU. "Sudah lebih setahun kami di sini, kondisi jalan tanah berlumpur yang kami hadapi setiap hari. Terima kasih kepada Dinas PKP Sumut yang telah membangun jalan di perumahan ini, "ujar Manto kepada SIB mengapresiasi perhatian pemerintah.

Amatan SIB, material base course telah dihampar di sepanjang jalan blok I dan II Perumahan Sriwijaya. Meski belum seluruh jalan di lingkungan perumahan bersubsidi dicor beton, namun telah mengurangi keresahan warga yang tinggal di perumahan tipe 36 itu.

Bukan hanya jalan yang becek dan berlumpur, tidak berfungsinya drainase di perumahan bersubsidi itu meningkatkan kekhawatiran ancaman penyakit. "Percuma ada parit batu, tapi tak mengalir airnya alias tumpat. Kalau hujan air meluap ke jalan. Bahkan parit batu banyak rusak dan dibiarkan begitu saja, "kata E. Marpaung kecewa minimnya tanggung jawab pengembang perumahan. (E08/l)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru