Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 07 April 2026

Jalan Penghubung Nyaris Putus, Ratusan KK di Dua Desa di Dairi Terancam Terisolir

- Jumat, 05 Oktober 2018 17:48 WIB
475 view
Jalan Penghubung Nyaris Putus, Ratusan KK di Dua Desa di Dairi Terancam Terisolir
SIB/Dok
LONGSOR : Jalan menuju Desa Liang Jering dan Desa Alur Subur Kecamatan Tanah Pinem Kabupaten Dairi nyaris putus, akibat curah hujan beberapa minggu terakhir. Terlihat tebing jalan longsor menutupi badan jalan, beberapa waktu lalu.
Sidikalang (SIB) -Ratusan Kepala Keluarga (KK) di Desa Liang Jering dan Desa Alur Subur Kecamatan Tanah Pinem Kabupaten Dairi terancam terisolir. Pasalnya, badan jalan yang menghubungkan kedua desa nyaris putus.

Hal itu dibenarkan Anggota DPRD Dairi Carles Ginting dari Dapil 3 Kecamatan Tigalingga, Tanah Pinem dan Gunung Sitember pada wartawan, Kamis (4/10) di Sidikalang. Kerusakan jalan disebabkan hujan yang berkepanjangan beberapa minggu terakhir. 

Akibatnya, kendaraan roda 4 tidak bisa melintasi dari badan jalan. Badan jalan nyaris putus dan di beberapa titik tebing jalan longsor menutupi badan jalan. "Saat ini, alat transportasi yang bisa digunakan warga hanya sepedamotor," sebutnya.

Ketua fraksi PAN itu mengatakan, saat ini badan jalan menuju perkampungan baik Desa Alur Subur maupun Desa Liang Jering banyak longsor. "Kita mendorong Pemerintah Kabupaten Dairi melalui Dinas PU Penataan Ruang (PUPR) segera mengerahkan alat berat ke sana, untuk memperbaiki ataupun membersihkan tumpukan material tanah menutup sebagian badan jalan supaya masyarakat di dua desa tidak sampai terisolir," ucapnya.

Melihat kondisi cuaca ekstrim seperti sekarang, diharapkannya Pemkab Dairi maupun Dinas PU Provinsi Sumatera Utara dan Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) wilayah Medan menyiagakan alat berat di daerah yang dianggap rawan bencana.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Dairi, Bahagia Ginting dikonfirmasi melalui telepon, Kamis (4/10) mengatakan, sesuai informasi kepala desa, peristiwa itu terjadi beberapa hari yang lalu. Saat ini, kendaraan roda dua sudah bisa melintas, setelah warga melakukan gotong royong. Meski pun demikian, personil BPBD akan turun ke lapangan, apalagi kondisi jalan tersebut belum bisa dilintasi kendaraan roda empat. (B05/f)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru