Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 07 April 2026

Akses Penghubung Antar Kampung di Simalungun Nyaris Putus

* Masyarakat Minta Tembok Penahan Tanah Dibangun
- Selasa, 16 Oktober 2018 17:45 WIB
397 view
Akses Penghubung Antar Kampung di Simalungun Nyaris Putus
SIB/Jheslin M Girsang
NYARIS PUTUS: Akses jalan penghubung antar kampung di Saratolong Desa Bahapal Raya Kecamatan Raya Kabupaten Simalungun nyaris putus akibat bencana alam longsor, belum lama ini. Warga meminta pemerintah membangun tembok penahan tanah.
Simalungun (SIB)  -Bencana alam tanah longsor nyaris memutuskan akses jalan penghubung antar kampung di Dusun Saratolong Desa Bahapal Raya Kecamatan Raya, Simalungun, Rabu (10/10) lalu. Namun hingga kini belum ada tanda-tanda pembenahan dari pihak terkait, membuat masyarakat makin khawatir untuk melintasinya. 

Demikian diutarakan warga setempat, Kristop Saragih kepada SIB di Bahapal Raya, Senin (15/10). Menurutnya, longsor itu awalnya berukuran kecil dan lama-kelamaan bertambah besar. Hujan lebat yang mengguyur daerah tersebut, belum lama ini mengakibatkan gerusan tanah longsor makin melebar. 

"Kini, lebarnya kurang lebih 20 meter, dengan kedalaman 70 meter sampai ke dasar longsor," urainya. 

Diungkapkan, pemerintah sudah sepatutnya bergerak cepat membenahi longsor tersebut seperti membangun tembok penahan tanah guna menghindari bencana lanjutan, bahkan mengantisipasi jatuhnya korban jiwa.

"Di lokasi itu, sudah pernah kejadian, satu truk pengangkut bahan material bangunan masuk jurang. Bangkai bak truk masih berada di dasar longsor. Kondisi itu mengerikan sekali. Pengendara harus ekstra hati-hati," ujarnya. 

Beberapa perkampungan juga terdapat di lintasan tersebut di antaranya, Saratolong, Juma Palia, Gunung Huluan, Bahapal Raya, Talun Kahombu, Bangun Selamat, Raya Humala, Raya Dolok dan lainnya. 

Desa Bahapal Raya cukup dikenal dengan penghasil jeruk. Puluhan ton buah jeruk dipasarkan ke luar daerah setiap minggu. Selain itu, juga penghasil tomat, cabe, kopi, jahe, jagung dan lain sebagainya. 

Ia berharap, pemerintah segera membenahi longsor agar proses pengangkutan produk pertanian dapat lancar dan tidak mengancam nyawa pengendara. Diharapkan juga tidak muncul bencana alam lebih dahsyat yang dapat memutuskan badan jalan. Akses jalan itu sangat bermanfaat bagi warga dalam mendorong peningkatan perekonomian. (D05/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru